Kontrak Berakhir Desember, Nasib Bidan PTT Belum Jelas

-- --
Para Bidan PTT yang sedang berpraktik di salah satu puskesmas
Rembangcbfmrembang.com, Pemerintah Kabupaten Rembang, hingga saat ini, masih dihadapkan dengan sejumlah permasalahan. Salah satunya, 158 bidan yang bersatatus Pegawai Tidak Tetap atau PTT, oleh pemerintah pusat diserahkan sepenuhnya, nasib mereka kepada pemerintah Daerah. Sebagaimana diketahui, jika masa kontrak bidan PTT, akan habis pada bulan Desember 2016. 

Bak memilih buah simalakama, pemerintah masih merasa bimbang dalam menentukan pilihan, disatu sisi tak ada kewenangan mengangkat tenaga kontrak, dan satu sisi keberadaan bidan PTT sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Rembang.

Bupati Rembang- H. Abdul Hafidz mengatakan untuk menindaklanjuti nasib 158 bidan PTT, hingga saat ini, masih menjadi tanda tanya. Mengenai akan tetap digunakan, atau akan dilepaskan, karena masa kontraknya akan habis Desember. 

“Kalau mau dipakai, menggunakan cara yang mana, sedangakan pemerintah daerah tidak diberikan kewenangan untuk mengakat tenaga kontrak”jelas Hafidz.

Peraturan Pemerintah atau PP 48 tahun 2005, yang  mengamanatkan Pemkab tidak diberikan kewenangan mengangkat tenaga kontrak apapun, dan juga  peruntukannya. Sedangkan, jika Pemerintah Daerah harus mengeluarkan gaji, maka, hal tersebut harus tertuang melalui SK.

Selain bidan PTT, pemkab juga masih dihadapkan dengan nasib 1.300an Guru, yang berstatus GTT di sekolah negeri, dan 3000 an guru GTT yang berada disekolah swasta. (Masudi)

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 5083404199089749044

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::