Pembangunan Hotel Ditolak, Pemilik Diminta Transparan

-- --
Aparatur dan warga Desa Binangun ngotot tolak pembangunan hotel di wilayahnya 
Lasem cbfmrembang.com, Pemerintah dan warga Desa Binangun, Kecamatan Lasem menolak pembangunan Hotel Sewu Beach di wilayah Desa tersebut. Pasalnya bangunan berdiri di atas tanah negara yang dinilai menyalahi aturan. Selain itu, tanah yang di klaim milik negara tersebut, tanpa sepengetahuan pihak Desa,  sudah berpindah tangan menjadi hak milik perorangan atas nama Fina.

Kepala Desa Binangun Edy Purwoko menayakan, tabah gege atau tanah milik negara bisa di sertifikatkan menjadi hak milik perorangan. Bahkan perihal tersebut tidak tercantum di arsip desa. Edy pun menduga, ada penyelewengan dalam sistem ambil alih aset tersebut, tanpa persetujuan dan sepengetahuan pihak desa.

Menanggapi tudingan tersebut, notaris Dwi Zatmoko, sebagai kuasa hukum pemilik tanah menepis anggapan kepemilikan  tanah oleh kliennya bernama Fina, tidak menyalahi atauran. Ia memastikan, semua proses pengalihan tanah milik negara tersebut sudah mengikuti prosedur yang berlaku. Ia menambahkan, hal tersebut dapat dibuktikan dengan terbitnya sertifikat pada tahun 1976 oleh BPN dan sebagai pemegang hak milik adalah Bupati Haryono.

Dwi Zatmoko yang mewakili pemilik tanahpun mengusulkan, untuk bersama-sama mencari asal-usul sertifikat di BPN, sebagai penerbit sertifikat tanah yang dibelinya.

BPN pun sempat akan kembali melakukan pengukuran tanah bakal lokasi hotel.  Pengukuran ulang terpaksa dibatalkan, lantaran dihalangi oleh aparat Desa dan warga setempat. Tak ingin terjadi permasalan yang lebih meruncing, pengukuranpun terpaksa dibatalkan.(Heru budi)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 2397363704558738760

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::