Wabup: Tak main-main dalam penegakan hukum

-- --
Tempat karaoke Joker diketahui ilegal oleh aparat Satpol PP disegel
Sulang- cbfmrembang.com, Operasi penertiban tempat karaoke ilegal di wilayah Kecamatan Rembang dan Sulang, Sabtu (19/11/) malam yang  melibatkan sekira 100 personel meliputi Satpol PP, Polres dan Kodim menyegel bberapa  tempat karaoke ilegal.  

Kali pertama disegel yakni tempat Karaoke Joker di kawasan Dukuh Besi Desa Kedungrejo Kecamatam Rembang, walau saat didatangi dijumpai kosong dan tertutup rapat pintu pagar maupun bangunan warung kopi yang didalamnya terdapat bilik ruang bernyanyi, oleh tim gabungan dibuka paksa. Setelah digeledah didapati 10 botol miras yang langsung disita berikut mick dan mouse komputer, flash disk dan remote AC, dimana pemiliknya ditinggali surat perintah menyelesaikan perkara ke SKPD terkait.

Selanjutnya disegel tempat karaoke ilegal Indah Bekti di kawasan Desa Landoh dan Bintang Sahara di Desa Kebonagung, keduanya terletak di Kecamatan Sulang. Masih di kecamatan sama namun legal yakni Cafe JNT dketahui ijin yang dimiliki masih berlaku. Hanya saja atas temuan miras dari tempat tersebut sama sekali tak didukung dokumen resmi yang membolehkan memperdagangkan sehingga pengelola ditegur agar lekas mengurusnya.

Wakil Bupati  Bayu Andriyanto  ketika memimpin razia menegaskan, tak akan main-main dalam penegakan hukum, semua tempat usaha harus berijin dan untuk tempat karaoke yang menyediakan miras pastinya juga harus mengantongi dokumen sah yang dibutuhkan. Perihal regulasi usaha, wabup minta  janganlah  dianggap sepele dan  akan ditertibkan paksa jika saat dirazia tak dapat menunjukkannya. 

Disinggung apakah perlu diterbitkan perda khusus untuk mengatur ijin tempat karaoke, Wabup Bayu Andriyanto anggap belum perlu karena banyak pertimbangan dan kewenangan tersebut berada di pemprov. Oleh karena itu tetap mengacu pada regulasi lokal yang berlaku hanya perlu penguatan atas usaha penjualan miras. 

Keprihatinan mendalam disampaikan Wabup Bayu Andriyanto Kala menyisir keberadaan warkop di kawasan Desa Kaliombo Kecamatan lantaran mendapat informasi jika semua bangunan didirikan di atas tanah hak milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) masuk dalam   pelanggaran . Atas temuan itu kades setempat Rismanto bersama Forkopimcam Sulang dipanggil untuk bertemu dan langsung diinstruksikan  mendata nama pemilik bangunan berstatus ilegal yang berjajar cukup panjang di area tersebut.

Sambung Wabup Bayu Andriyanto dalam waktu dekat perlu ada sosialisasi atas kesadaran hukum pemilik bangunan supaya secara rela meninggalkan tempat hunian atau usahanya. Sebab jika sewaktu-waktu PT KAI bermaksud menggunakan asetnya yang kini didirikan rumah dan warung kopi tak harus ada sengketa terkait ganti rugi. (  heru budi s )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6806996024871306117

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::