Wacana Regrouping Sekolah, Siap Dibahas Pemkab Rembang

-- --
Simulasi Gambar Rombel yang minim murid
Rembang - cbfmrembang.com, Turunnya surat edaran Dirjen Kementrian, yang secara teknis, mengatur, para guru yang mengajar dibawah 20 siswa tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi guru, membuat pemerintah Kabupaten Rembang, mewacanakan regrouping sekolah yang jumlah rombongan belajarnya berada dibawah 20 siswa.

Menurut Hafidz hal tersebut sudah menjadi wacana Pemkab Rembang, terkait dengan adanya surat edaran, yang dikeluarkan oleh Dirjen Kementrian. Ia mengaku sudah merencanakan beberapa siasat untuk menanggapi kebijakan tersebut, diantara Regrouping sekolah, atau, penyatuan nama sekolah, tetapi, tempat belajarnya tetap seperti semula.

Rencana tersebut, hingga saat ini, sedang dibahas oleh Bupati Rembang, bersama Dinas terkait kedepannya. 

"Ini menjadi pembahasan saya bersama Pak Wakil Bupati untuk, entah nanti mau kita regrouping, atau hanya sekedar namanya dijadikan satu, tetapi tempat belajarnya tetap dua"terang Hafidz.

Hingga saat ini, Hafidz menyebut, jika yang baru turun saat ini, merupakan surat edaran Dirjen Kementrian yang menjadi petunjuk pelaksanaan secara teknis, terkait pencairan tunjangan sertifikasi para guru.

Ia berharap, akan ada Peraturan Mentri, yang segera berlaku, untuk memperkuat aturan pelaksanaan proses pencairan tunjangan sertifikasi. 

Sementara wacana regruoping sekolah, dinilai, juga dapat menimbulkan masalah dikemudian hari. Mengingat, suatu Desa yang jumlah sekolahnya hanya satu, dan siswa didiknya dibawah 20 harus terpaksa bersekolah di Desa lain. 

Akomodasi ke-sekolah kemungkinan menjadi beban setiap orang tua. Apalagi, jika wilayah tersebut terjadi di plosok pinggiran, dan jarak tempuhnya jauh. (ASMUI)

Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1789528889020502977

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::