Ungkap Pencurian Besi Dan Pencabulan

-- --
Kapolres Rembang AKBP Sugiarto didampingi  Kasat Reskrim AKP Ibnu tunjukkan pelaku pencuri dan barang bukti besi curian
Rembang-cbfmrembang.com, Tindak pidana pencurian besi dan pencabulan yang terjadi di tiga tempat terpisah diamankan Polres Rembang berikut barang buktinya. 
.
Kapolres Rembang AKBP Sugiarto dalam ekspos gelar perkara di Mapolres  kamis pagi menyampaikan, kasus pencurian besi di Pabrik Semen dan penadahnya terdiri tiga pelaku  sudah diamankan,  berinisial  S (37 tahun), warga Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, M (28) warga Desa Timbrangan Kecamatan Gunem serta J (46), warga Desa Timbrangan Kecamatan Gunem. 

Dimana tersangka S adalah penjaga malam PT MJS yang beroperasi di kawasan pendirian pabrik semen, sedangkan  M dan J adalah mantan penjaga malam yang sudah mengetahui seluk-beluk kondisi di lokasi.

AKBP Sugiarto sebutkan, masih ada tiga orang yang sampai saat ini sedang dalam pengejaran, masing-masing adalah A, P alias Tongkleng serta W yang kesemuanya adalah warga Desa Timbrangan Kecamatan Gunem. 

Aksi pencurian dilakukan Sabtu (3/12) petang, mereka mengambil besi di area chruser pabrik semen di Desa Timbrangan dan selanjutnya dipindahkan ke area persawahan dan di hari Senin (5/12), barang curian diangkut menggunakan mobil milik J dan dikemudikan oleh M hendak dijual kepada saudara M yang beralamatkan di Desa Pamotan namun di tengah perjalanan mereka ditangkap petugas.

Pelaku  dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan selama tujuh tahun penjara, sedangkan M tersangka penadah dijerat pasal 481 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Kasus lain yang mencolok  yakni pencabulan anak di bawah umur,  kurun 2 pekan ada 3 kasus yang ditangani dan mirisnya 2 dari pelaku merupakan orang dekat korban yakni ayah tirinya dengan TKP Lasem, Kaliori dan Sedan. Kasus pertama dilakukan oleh tersangka A umur 43 tahun di Desa Soditan Kecamatan Lasem sejak 1 tahun yang lalu dan menfakibatkan korban 'mawar' mengandung 6 bulan.

  Berikutnya dengan pelaku M umur 43 tahun alamat di Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori,  tragisnya korban 'melati' menjadi pelampiaskan perbuatan asusila sejak 5 tahun yang lalu yang hampir tak terungkap, sebab tersangka selalu mengancam jiwa korban jika menceritakan ibunya. Adapun kasus ke 3 dengan pelaku S umur 30 tahun seorang buruh bangunan yang merayu korban dengan iming iming hand phone dan menyetubuhi korban di perkebunan turut tanah Desa Kedungringin Kecamatan Sedan.

  Penanganan  perkara pencabulan ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Rembang. Ke 3 pelaku dijerat pasal 81 ayat (1) (2) (3) dan pasal 82 ayat (1) (2) Undang-undang RI No 35 th 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 TH 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. ( heru budi s )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6665584425442148453

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::