Wisata Lasem Siap Go Internasional

-- --
Tempat wisata Kalimancur di Desa Gowak Kecamatan Lasem, ( foto : cbfmrembang.com )
Lasem - cbfmrembang.com, Banyaknya kawasan wisata yang ada di wilayah Kecamatan Lasem membuat Kecamatan ini layak untuk di Kembangkan sebagai sebuah destinasi wisata yang layak untuk dipamerkan di kanca internasional. Pada tahun 2017 mendatang, Lasem mendapatkan program pendampingan dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata yang siap mengikut sertakan Lasem dalam lomba wisata internasional. 

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Camat Lasem Kukuh Purwasana, saat ditemui CBFM belum lama ini. Menurutnya, Lasem mempunyai banyak obyek wisata yang sudah terbukti dikunjungi para wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota Rembang. Selain wisata religi, panorama alamnya juga banyak menarik para penikmatnya.

Kukuh menilai, jika karakter wisata yang ada di Kecamatan Lasem, mempunyai karakter yang tidak jauh berbeda dengan kawasan wisata yang ada di Bandungan Semarang. Jadi, jika potensi ini bisa tergarap dengan baik, bukan tidak mungkin, akan mampu bersaing dengan tempat wisata yang ada dikota-kita lain yang ada di Jawa Tengah.

"Selain ada makam sunan Bonang, Mbah Sambu sebagai tempat wisata religi. Terus di Desa kajar ada sebuah tempat wisata kalimancur yang ada di Desa Gowak, terus ada lagi wisata religi juga karena ada satu makam raja pertama di Lasem, namanya raja Dewi Hindu. Disana juga sudah dibangun muniatur candi Borobudur yang sudah banyak dikunjungi para wisatawan" jelasnya.

Kukuh menyebut, jika perbaikan infrastruktur jalan yang masih menjadi kendala bagi beberapa tempat wisata yang ada di Kecamatan Lasem. Selain jalan yang sempit yang digunakan untuk menuju lokasi kalimancur, belum adanya pengaman jalan, lantaran medan yang curam yang membuat pentingnya keberadaan pengaman jalan, untuk menghindarkan dari kecelakaan yang fatal.

Lantaran sejengkal tanah di Lasem mengandung banyak sejarah dan pengetahuan, yang membuat Kecamatan yang dulunya pernah menjadi pusat pemerintahan di Kabupaten Rembang ini mempunyai banyai banyak sebutan. Mulai dari Lasem kota santri, lantaran menjadi tujuan para pelajar muslim untuk menuntut ilmu. Lasem kota batik, juga layak disematkan, mengingat kota ini menjadi pusat pengrajin batik tingkat nasional di Kabupaten Rembang.

Tercatat, ada 540 situs bersejarah yang ada di kota ini, mulai abad ke 13 hingga saat ini masih ada catatan manuscrips kuno yang dapat diteliti, yang layak dijadikan catatan sejarah bagi pendidikan pengetahuan yang ada di Kabupaten Rembang. ( ASMUI )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 8152701957313702878

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::