Manfaatkan Kemajuan IT, PDAM Rembang Digitalisasi Pelayanan

-- --
Direktur PDAM Rembang M Affan terangkan tahun ini mulai berlakukan digitalisasi catat meter
Rembang-cbfmrembang.com, Mulai tahun 2017 sejumlah pekerjaan manual di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang, diganti sistem digital memanfaatkan kemajuan IT. Khususnya diberlakukan pada pencatatam meter, pengolahan data hingga cetak rekening dengan tingkat akurasi hampir 100%.

Direktur PDAM Rembang M Affan menjelaskan hasil pekerjaan manual sering dikomplain oleh pelanggan yang menilai rekening tagihan tak sesuai dengan penggunaan air. Dimana kekeliruan mungkin disebabkan dua hal yaitu tekhnis dan human error.

Dijelaskan Affan sapaan akrabnya, beberapa faktor tekhnis yang menjadi penyebabnya karena meter air berembun sehingga terjadi salah pembacaan angka, pagar rumah dalam kondisi terkunci saat petugas catat meter datang yang diasumsikan pemakaian sama dengan bulan sebelumnya. 

Adapun human error karena masih digunakannya metode manual dalam menghitung tagihan pemakaian air rumah pelanggan meski sudah dimodernisasi dengan cara meter air difoto tetapi pengelolaan data berikutnya dihitung dengan kalkulator yang terpasang pada komputer dan jika operator salah memasukkan angka maka berimbas di print out tagihan yang harus dibayar pelanggan.

Affan sampaikan solusi paling tepat sebagai antipasi hanya melalui digitalisasi menggunakan aplikasi jejaring kerja. Dimaksudkan catat meter dikirim ke Kantor PDAM selanjutnya masuk server dimana data diolah menggunakan sofware khusus hingga muncul tagihan yang akurasi kebenarannya mendekati 100%.

Untuk itu mulai tahun ini diluncurkan program Cyber PDAM untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan sudah diuji cobakan. Hanya saja pemberlakuannya bertahap belum menyentuh seluruh area sekabupaten.

Disinggung tingkat kebocoran air yang ditolerir, Affan sebutkan hal tersebut dinamakan air tak berekening akibat kerusakan jaringan distribusi terdata di tahun 2016 sebesar 30% sedangkan patokan dari pemerintah pusat tak boleh lebih dari 20%.

Menimbang banyak faktor yang dapat menjadi penyebabny6a, pihaknya menarget angka 29% adapun kapasitas produksi air saat ini sekira 400 liter per detik. 

Affan tambahkan perusda yang dipimpinnya sebenarnya membutuhkan tambahan modal kerja cukup banyak untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Porsi terbesar terserap untuk mengganti sebagian pipa tergolong tua yang rentan bocor lantaran kekuatannya telah berkurang. (Heru budi s)

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 2881117176900648069

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::