Pasca Pelayanan Dikeluhkan, Ongkos Parkir RSUD Jadi Sorotan

-- --
Area parkir RSUD Rembang,  yang menjadi sorotan publik
Rembang - cbfmrembang.com, Pasca meninggalnya Sasa salah satu pasien DB di RSUD Rembang, kali ini kutipan, atau penarikan ongkos parkir yang diatas ketentuan yang berlaku di rumah sakit umum daerah (RSUD) Rembang kembali menjadi perhatian masyarakat.

 Meskipun pada karcis parkir sepeda motor tertera Rp.1000, kenyataannya petugas parkir rumah sakit umum Rembang memintai para pengunjung ongkos parkir Rp.2000 setiap pengunjung yang masuk dengan membawa sepeda motor.

Aisyah, yang merupakan pengunjung rumah sakit mengaku ditarik ongkos parkir sebesar Rp.2000 oleh petugas pintu masuk sebelah selatan RSUD Rembang, meskipun tertera pada karcis hanya separuhnya saja. Ia mengaku, hanya tiga jan berada di rumah sakit untuk membesuk salah satu kerabatnya yang dirawat. Yaitu dari pukul 09.00 sampai jam 11.00 wib.

"Iya saya tadi ditarik ongkos parkir Rp.2000, saya parkir mulai jam 09.00 sampai jam 11.00 saja" jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Suyono saat dikonfirmasi terkait kenyataan kutipan parkir yang ada di RSUD Rembang dengan spontan menyebut, setiap kutipan parkir yang tak sesuai dengan ketentuan merupakan pungutan liar (Pungli).

Sampai saat ini Suyono tak mengetahui alasan apa, yang membuat pihak RSUD Rembang menerapkab kutipan parkir diatas tarif parkir yang sudah ditentukan oleh Perda.

"Itu masuk katagori pungli, jika tarif parkir yang dikenakan diatas ketentuan. Saya juga tak tahu apa alasan mereka menerapkan tarif parkir diatas ketentuan" jelas Suyono kepada wartawan.

Menurut Perda no 5 tahun 2010, setiap kendaraan yang parkir akan dikenakan Rp.1000 per 8 jam. Jika  kutipan parkir Rp.2000 memungkinkan untuk dikenakan, tetapi harus ada ketentuannya.

"Ongkos parkir itu setiap 8 jam Rp.1000, setelahnya akan ditambah 500, dan sampai 8 jam berikutnya akan baru ditambah 500 lagi, baru genap 2000 jika sudah 16 jam parkir persepeda motor" jelasnya. 

Suyono mengaku sudah berulangkali melakukan teguran, kepada para petugas parkir di RSUD Rembang. Pada praktiknya, para petugas parkir masih membandel. Ia berjanji, akan kembali memberikan teguran yang terakhir, jika masih juga membandel, pihaknya akan mengganti para petugas parkir RSUD dari Dinas Perhubungan.

Setiap tahun jumlah petugas parkir di RSUD sebanyak 19 orang, yang terbagi dua sif siang dan malam, dengan 180 juta pertahun sebagai target pendapatan parkir. ( ASMUI )

Berita Terkait

Utama 5022203481559383612

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::