Sepakat Tinggalkan Cantrang, Persoalan Modal Masih Dipertanyakan Nelayan

-- --
Hingga kini rata-rata tempat pengolahan ikan di Desa Tasikagung sepi dari aktifitas
REMBANG – cbfmrembang.com, Setelah berdialog dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Rabu Lalu, akhirnya nelayan di Kabupaten Rembang sepakat untuk meninggalkan cantrang. Dialog yang digelar di alun-alun, Ganjar menyampaikan ajakan kepada para nelayan untuk mentaati aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat. 

Meski para nelayan sudah bersedia membuat pernyataan mengganti alat tangkap melalui surat pernyataan Pakta Integritas, namun sesi dialog lantas, tak membuat semua nelayan lega meski mendapatkan sejumlah janji-janji dari sang Gubernur.

Diantara sejumlah persoalan yang masih menjadi ganjalan para nelayan yang paling utama adalah permodalan untuk berganti alat tangkap yang baru. Menurut Suyoto, salah seorang nelayan asal Desa Tasikagung menganggap, sejumlah solusi yang ditawarkan oleh Gubernur berupa kredit lunak dengan bunga ringan, masih belum terwujud. 

"Utang kemarin saja kita belum lunas, masak kita harus ngutang lagi. Mana ada bank yang mau mengutangi kalau kita masih ada tanggungan di tempat lain, apalagi jumlahnya begitu besar, belum lagi jaminan kita gak ada" tuturnya.

Ia hanya berharap, janji Gubernur untuk membantu memfasilitasi kridit lunak bagi nelayan dapat segera terwujud. Menurutnya, sejak beberapa bulan terakhir nelayan masih merasa kesulitan untuk mengakses permodalan, sebagai sarana mengganti alat tangkap sesuai dengan yang ditentukan pemerintah. ( ASMUI ) 

Berita Terkait

Terbaru 7576982138229680935

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::