4 Kades Sepakat Robohkan Tenda Pro dan Kontra Pendirian Pabrik Semen Indonesia

-- --
Kondisi terkini, jalan menuju tapak pabrik milik PT Semen Indonesia di wilayah Desa Kadiwono Kecamatan Bulu yang sudah tidak nampak tenda perjuangan, baik milik para warga yang pro dan kontra pendirian pabrik semen di Kabupaten Rembang
REMBANG - cbfmrembang.com, Empat kepala desa yang berada di wilayah ring satu, yaitu Kepala Desa Tegaldowo, Pasucen, Kajar dan Kepala Desa Kadiwono menyatakan sepakat untuk membokar tenda pro dan kontra berdirinya pabrik milik PT semen indonesia diwilayah Kadowono  Kecamatan Bulu.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam sebuah kesepakatan dan ditandatangani secara bersama-sama oleh ke 4 kepala desa tersebut, di media center kompleks Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, pada Sabtu malam sekitar jam 19.00 wib.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Kadiwono Ahmad Ridwan menjelaskan, jika pembongkaran tenda bagi penolak dan pendukung pabrik semen dilakukan secara bersama sama oleh warga masyarakat sekitar pabrik dalam rangka menjaga kerukunan dan netralitas sekaligus menjaga kerukunan antar warga diwilayah ring satu.

"Dengan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan dan keamanan kami sepakat untuk memjaga keamanan, maka kami sepakat membongkar tenda pro dan kontra, sekaligus menghilangkan anggapan tenda pro dan kontra" jelasnya.

Selain itu, pembongkaran tenda kedua belah pihak dimaksudkan untuk meminimalisir pasca adanya aksi pemblokiran akses masuk ke pabrik semen pada hari Jumat, 10 Februari 2017, yang dilakukan oleh seratusan warga kontra. 

Ridwan menduga, aksi blokade jalan tapak menuju tapak pabrik tersebut, turut didalangi oleh pihak- pihak dari luar Rembang untuk kepentingan tertentu.

"Dalam aksi pembongkaran itu, sama sekali tidak ada aksi anarkis, sebagaimana yang diberitakan oleh beberapa orang yang ingin mengadu domba warga setempat melalui media sosial" tuturnya.

Ia juga menyatakan, dalam aksi pembongkaran tenda kedua belah pihak, tidak ada aksi anarkis berupa pembakaran mushala dan sejumlah alat ibadah seperti al qur'an, sajadah, mukena dan sarung, seperti yang diberitakan oleh beberapa media sosial. 

Ridwan meyakini, ada pihak tertentu yang ingin memanfaatkan situasi tersebut untuk mengadu domba antar warga setempat, yang pro dan kontra terkait pendirian pabrik semen indonesia di Rembang. 

Dalam kesempatan tersebut empat kepala desa yang ikut menandatangani kesepakatan bersama untuk pembongkaran tenda pro dan kontra diantaranya Kepala Desa Kadiwono Ahmad Ridwan, Kepala Desa Pasucen Salamun, Kepala Desa Tegaldowo Suntono, dan Kepala Desa Kajar Sugiyanto, dengan disaksikan oleh beberapa tokoh masyrakat, dan tokoh agama dari desa sekitar. ( ASMUI )

Berita Terkait

Utama 5378425543186135254

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::