Anak 14 Tahun Aniaya Temannya Hingga Patah Leher

-- --
Masjid Desa Turusgede yang menjadi tempat penganiayaan yang dilakukan oleh Afreza kepada Ardian hingga Ardian mengalami patah di bagian leher, dan dua gigi depannya patah akibat dipukul beberapa kali, hingga saat ini Ardian masih di rawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang.
REMBANG - cbfmrembang.com, Afreza bocah (14) asal Desa Turusgede Kecamatan Rembang kota, menganiaya teman bermainnya Ardian usai menunaikan shalat magrib di masjid setempat, hingga mengalami patah dibagian leher dan pingsan. Aksi brutal Afreza dilakukan pada hari Selasa malam (07/02/2017) waktu setempat.

Menurut keterangan korban Ahmad Lutfi Ardian (14), awalnya ia bersama pelaku bergurau usai menunaikan shalat magrib. Secara tiba-tiba, Afreza memukul leher bagian belakang korban dengan cara berulang-ulang.

Ardianpun mengatakan tak memberikan perlawanan sekalipun. Setelah terjatuh, Ardian mengaku, di injak dengan kaki beberapa kali, sebelum diinjak di bagian leher hingga pingsan.

"Awalnya saya bermain bersama dia, tiba-tiba pelaku memukul leher saya pada bagian samping kanan. Beberapa kali, saya terjatuh dan masih saja dipukuli, lalu diinjak leher saya hingga pingsan" tutur Ardian.

Sementara itu Rumiati ibunda Ardian menceritakan, jika anak pertamanya itu mengalami retak pada bagian leher sehingga harus dipasang penyangga. Selain itu, dua gigi atas Ardian juga patah akibat pukulan tangan Afreza beberapa kali.

Hingga hari kedua Ardian di rawat di RSUD, menurut pengakuan Rumiati, tak satupun keluarga Afreza yang menyatakan iktikat baik untuk menjenguk Ardian. Iapun menyayangkan belum ada sikap impati yang ditunjukkan oleh keluarga Afreza, kepada anaknya yang menjadi korban kebrutalan Afreza.

Setelah keluarga Ardian melaporkan kejadian tersebut kepolisi, baru pihak keluarga Afreza menyatakan mau menanggung semua pengobatan selama Ardian dirawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang.

"Itu guyon setelah shalat magrib mengambil sepeda mau pergi mengaji, trus dipukul dari belakang kan gak tau, jatuh, trus dipukuli dan di injak-injak hingga pingsan" jelas Rumiati kepada reporter radio CBFM Rembang.

Afreza sendiri merupakan putra dari pasangan Sujat dan Sri warga Dukuh Turus tengah Desa Turusgede Kecamatan Rembang kota. Sementara Ahmad Lutfi Ardian merupakan putra pertama dari pasangan Sudiman dan Rumiati yang juga masih tetangga dari Afreza.

Menurut data yang berhasil dihimpun oleh CBFM, Afreza bukan kali pertama melakukan penganiayaan kepada teman sebayanya. Bahkan, menurut Rumiati, Afreza pernah menganiaya teman yang masih saudaranya hingga mengalami patah dibagian tangan. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 6047597284660661174

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::