DPRD Rembang Soroti IPAL Kurang Standard

-- --
Kondisi pantai pantura Rembang penuh limbah 
KALIORI-cbfmrembang.com, Pencemaran laut karena pembuangan limbah pabrik pengolahan ikan di pesisir pantai di Kecamatan Kaliori, menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Rembang. 

Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD kabupaten Rembang - Yudiyanto, Pada kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan Kaliori, di pendopo kecamatan setempat, baru-baru ini.

Yudiyanto mengatakan berdasarkan peninjauan ke lapangan beberapa waktu lalu, DPRD Rembang menilai ada dugaan manajemen pabrik tidak serius membuat instalasi pengolahan air limbah (IPAL), karena belum memenuhi standar. Sehingga kondisi pantai dari Desa Banyudono sampai Desa Tasikharjo keadaannya sangat memprihatinkan. 

Yudiyanto menambahkan dengan adanya pencemaran laut itu berdampak obyek  wisata Pasir Putih, desa Tasikharjo kondisi airnya gatal bila tersentuh kulit manusia. Padahal obyek  wisata ini juga menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Rembang selain Pantai Karangjahe desa Punjulharjo kecamatan Rembang.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Rembang- Bayu Andriyanto menjelaskan Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan mediasi dengan perusahaan pengolahan ikan, agar pencemaran limbah pabrik tidak berdampak ke tempat wisata pasir putih yang menyebabkan bau menyengat dan air yang gatal.

Wabup meminta Dinas Lingkungan hidup untuk segera menindaklajutinya dengan melakukan mediasi apakah perusahaan pengolahan ikan membuat IPAL sendiri atau dikombinasikan dengan DLH ( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 8539903061692886897

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::