Setahun Pemerintahan Hafidz – Bayu, Layanan Setiap Puskesmas di Tambah Rawat Inap

-- --
Tampak depan puskesmas Kecamatan Sulang PAGU ANGGARAN : Rp 4,8 M (APBD/DAK)
REMBANG - cbfmrembang.com, Pemerintahan Bupati Rembang H.Abdul Hafidz  dan Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto, sudah berjalan satu tahun. Tepat tanggal 17 Februari 2016 lalu, Keduanya dilantik untuk memimpin kabupaten Rembang periode 2016-2021.

Dalam kurun waktu satu tahun ini keduanya berupaya mewujudkan visi misi Rembang Mandiri Aman Damai Amanah Nyaman dan Indah (madani) terutama guna  mendekatkan  pelayanan kesehatan kepada masyarakat  mengembangkan puskesmas rawat inap di tiap kecamatan. 

Di tahun 2016 dilakukan pengembangan enam puskesmas. Diantaranya puskesmas Sulang dengan nilai Rp.4,66 milyar, puskesmas Gunem Rp.2,6 milyar, puskesmas Rembang 2 Rp.3,3 milyar, puskesmas Rembang 1 Rp.2,6 milyar dan Labkesda  Rp.1,8 milyar, puskesmas Sarang 1 Rp.3,7milyar dan pengembangan puskesmas Sluke Rp.5,88 milyar.


Anggaran sebesar Rp. 3,2 milyar digelontorkan untuk pengadaan 12 mobil ambulan untuk puskesmas yang disebar ke puskesmas-puskesmas. Selain itu juga digunakan untuk penambahan satu unit mobil jenazah dan satu unit mobil operasional crisis center.

Selain itu 16 puskesmas di Kabupaten Rembang sudah ditetapkan menjadi badan layanan umum daerah (BLUD) per 1 Januari 2016 lalu. 16 puskesmas  termasuk Gunem yang selama ini belum memiliki layanan rawat inap.

Rumah sakit dr.R.Soetrasno juga dikembangkan. Pembangunan gedung baru tiga lantai yang digunakan untuk perawatan kelas III dengan nilai Rp.6 milyar berkapasitas 70 tempat tidur. Dan penambahan ruangan kamar rawat inap di paviliun Kartini dengan 12 tempat tidur.

Tahun 2016 Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 2,5 milyar untuk 17 ribu orang yang ekonominya tidak mampu guna membiayai masyarakat yang tidak mampu untuk membayar iuran BPJS. 

Pemkab Rembang terus mendorong seluruh desa kelurahan untuk bebas buang air besar sembarangan atau Open Defication Free (ODF) di tahun ini. Sebanyak 102 desa telah sukses mendeklarasikan diri sebagai desa ODF. Dengan tambahan jumlah tersebut artinya sudah 193 desa kelurahan sebagai desa BABS dan tinggal 101 desa lagi yang akan menjadi pekerjaan rumah tahun ini.

Disamping peningkatan pelayanan  dibidang kesehatan, peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan mernjadi prioritas, Pengembangan pasar tradisional menjadi semi modern, Unggulkan sektor Pariwisata. desa menjadi pasar modern,  Sektor pertanian, perikanan dan pendidikan.  ( ASMUI ) 

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6387389772048201392

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::