Setelah Kantongi Ijin PT SI Dijadwalkan Diresmikan Presiden

-- --
Jajaran Forkopimda mengikuti kegiatan sosialisasi Rencanan kegiatan penambangan dan pembangunan Pabrik semen Indonesia
REMBANG-cbfmrembang.com, Pasca terbitnya dua surat keputusan baru dari Gubernur Provinsi Jawa Tengah berkaitan perijinan AMDAL dan pembangunan pabrik semen milik PT Semen Indonesia yang berada di Kabupaten Rembang, setelah sosialisasi kepada masyarakat kabupaten Rembang, PT. SI akan memulai kembali operasional dan memulai pembangunan yang tersisa.

Direktur Engineering dan Program  PT Semen Gresik - Gatot Kustiadi menjelaskan hibngga  bulan ini untuk perijinan tinggal menyesuaikan. Khusus untuk Ijin Usaha Penambangan (IUP) akhir bulan ini dipastikan sudah selesai.

Sedangkan  untuk tenaga outsourcing alat-alat berat seperti crane, loader dan sejenisnya sudah dimobilisasi sepekan yang lalu. Untuk karyawan pabrik dimungkinkan hari selasa (28/2) sudah bisa masuk kembali.

Gatot Kustiadi mengungkapkan pengoperasian pabrik tinggal satu set. Karena sebelum dihentikan sudah mulai diadakan uji coba cement mill, packer dan cement row. Sekarang tinggal cement kiln. 

Nantinya kalau cement kiln sudah jalan, praktis bisa dioperasionalkan, dan dimungkinkan dalam waktu sepekan ini bisa diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia- Joko Widodo. 

Sementara itu Pemerintah kabupaten Rembang meminta segala permasalahan orang Rembang terkait pendirian pabrik Semen PT. Semen Indonesia (SI) supaya diselesaikan oleh orang Rembang sendiri tanpa campur tangan orang dari luar kabupaten Rembang. 

Bupati Rembang Abdul Hafidz, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan  bahwa masyarakat Rembang punya komitmen untuk memback-up pendirian pabrik semen di wilayah perbatasan kecamatan Gunem dan kecamatan Bulu itu, kalau ada pihak luar yang ingin mengkotak-kotak warga masyarakat bisa mengusirnya. 

Bupati menambahkan jangan sampai masyarakat hanya menuntut haknya saja. Karena kewajiban kita adalah mengamankan PT. SI bisa beroperasi sesuai pesan Gubernur Jawa Tengah- Ganjar Pranowo. 

“,Saya tegaskan itu adalah amanat pemerintah, sehingga kita sebagai rakyat harus bisa menjaga. Jadi, ini bukan persoalan pribadi atau kelompok-kelompok melainkan sudah persoalan pemerintah negara.”,Imbuhnya.

Bupati meminta warga Rembang untuk ikut saling menjaga dan mengamankan keberadaan operasional  pabrik semen Indonesia. ( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1430562903911464456

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::