Showroom Batik Tulis Lasem Jajaki Produk Kerajinan Dan Makanan

-- --
Ketua Dekranasda Hasiroh Hafidz saat mengujungi Sworoom Dekranasda
Lasem-cbfmrembang.com, Untuk mewujudkan Visi Misi Pemkab Rembang pada sektor pariwisata menjadi sektor unggulan. utamanya membawa kontribusi pada Usaha mikro kecil dan menengah, Showroom batik tulis Lasem kini berbenah dan disulap menjadi showroom Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rembang berlantai dua. Dimana tidak hanya memamerkan atau menjual produk batik saja tetapi semua jenis produk kerajinan maupun makanan khas Rembang akan dijual disana.

Ketua Dekranasda Rembang, Hj.Hasiroh Hafidz, (7/02) mengatakan, Showroom berlantai dua itu bisa menjadi solusi akan belum adanya tempat penjualan oleh-oleh bagi wisatawan di Rembang. Tempatnya dinilai cukup representatif, dengan bangunan beraksitek cina kuno yang dimodifikasi menjadi dua lantai dan tempat parkir yang cukup untuk menampung bus wisata.

Hasiroh menambahkan saat ini sudah banyak produk dari UMKM yang masuk. Namun yang diprioritaskan produk dari UMKM kecil.

 “,Kami prioritaskan UMKM yang kecil dulu. Karena mereka belum terbiasa (menjual) dan belum memiliki showroom, baru nanti menyusul UMKM besar, diharapkan nantinya yang besar bisa membantu yang kecil,"terangnya.

Tercatat sudah ada 29 pengrajin yang telah ikut memamerkan produknya. Mulai dari batik tulis Lasem,miniatur kapal dan kerajinan kuningan.Insert hasiroh Dekranada

“,Bagi UMKM yang ingin menempatkan produknya bisa  langsung datang ke Showroom yang berada di jalan Untung Suropati Nomor 27 Lasem-Rembang atau menghubungi manajer Showroom, Suryono di 085868568660. Tidak dipungut biaya atau gratis, dan yang perlu diperhatikan harga tidak boleh dinaikkan atau sesuai harga jual pengrajin awalnya dan disanapun tidak ada mark up harga ketika ada yang membeli.”tuturnya

Sementara itu, Manajer Showroom Suryono mengungkapkan ada tiga visi yang dimiliki Showroom itu,yakni menjadi pusat destinasi wisata dan pusat produk kerajinan unggulan. Mereka menjualkan produk dari UMKM dan menyediakan pusat informasi produk kerajinan dengan jaringan internet yang akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan lengkap dengan berbagai kartu nama pengrajin. 

" Tempat ini akan menjadi pusat expo atau pameran, di sini juga akan menjadi tempat pusat pendidikan dan  inkubasi bisnis, kami akan memulai dengan telkom membuat pelatihan internet online, pelatihan kewirausahaan dan tempat promosi bersama." ujarnya

Tercatat sudah ada 750 motif batik, namun belum ada makanan khas yang masuk,per 27 Januari 2017 sampai 6 Februari 2017 omset yang diperoleh sudah sekitar Rp.6 juta. Diharapkan bisa menyusul,dengan syarat produk makanan yang tahan lama.Showroom dengan delapan karyawan itu buka sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. (Mufti Affandi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 956847424005855895

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::