Suryono Akhirnya Ditetapkan Sebagai tersangka Kekerasan Terhadap Wartawan

-- --
Kasat Reskrim AKP Ibnu Suka
REMBANG - cbfmrembang.com, Setelah lama ditunggu, dan berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh pihak Polres Rembang, pada hari Senin (6/2/2017) Suryono sebagai oknum karyawan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), PLTU Sluke akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap sejumlah wartawan yang sedang melakukan peliputan. 

Penetapan status Suryono, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh polisi, bersamaan dengan usai diperiksanya dua orang saksi ahli masing-masing ahli pers dari unsur PWI Jawa Tengah dan ahli hukum pidana dari Universitas Diponegoro atau (Undip) Semarang.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal polres Rembang AKP Ibnu Suka menyatakan, sudah memanggil dan memeriksa Suryono dalam kapasitas sebagai tersangka dengan didampingi oleh penasehat hukumnya.

Namun hingga kini, penyidik di kepolisian tidak menahan tersangka. Pasalnya, Suryono dijerat oleh Undang-undang tentang Pers yang ancaman hukuman pidananya di bawah lima tahun. Tersangka juga dianggap kooperatif, yang menjadi pertimbangan penyidik untuk tak menahan Suryono. 

“Yang bersangkutan sudah kita panggil dan memenuhi panggilan kita. Sudah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, yang didampingi penasehat hukumnya” bebernya,

  Ibnu Suka menambahkan, begitu berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaaan, nantinya, pihak Kejaksaan Negeri Rembang memiliki waktu 14 hari untuk meneliti berkas perkara tersebut. Setelah berkas dinyatakan lengkap, barulah kasus akan dinyatakan naik ke persidangan.

Sebelumnya, empat orang pekerja PLTU Sluke menjadi korban kecelakaan kerja, dua di antaranya meninggal dunia. Ketika korban dirawat di RSUD dr R Soetrasno Rembang, 18 Agustus 2016 lalu, para pegawai PLTU melarang wartawan meliput pada peristiwa tersebut.

Bahkan, ponsel milik salah satu wartawan sempat direbut dan dihapus sejumlah file fotonya didalamnya. Selain itu, Wartawan diancam akan dikeroyok dan dibunuh, saat kepergok mengambil gambar.

Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke Polres Rembang. Meskipun berulang kali diajak berdamai melalui jalur kekeluargaan, namun mayoritas wartawan di Kabupaten Rembang tetap menempuh ranah hukum. 

Jika persidangan membuktikan ada keterlibatan karyawan PLTU yang lain, maka besar kemungkinan akan ditetapkan tersangka yang baru. (  ASMUI  )

Berita Terkait

Terbaru 7004709214721202507

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::