Wabup Minta Warung Disepanjang jalan Pantura Kaliori Dipindah

-- --
Truk Parkir dikedua bahu jalan di Sepanjang jalan kaliori membahayakan keselamatan kendaraan yang melewatinya
Kaliori-cbfmrembang.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akan segera  memindahkan warung-warung di pinggir jalan pantura Kaliori yang berada di atas sungai desa Dresi Kulon dan Desa Tasikharjo. 

Hal itu disampaikan oleh wakil Bupati Rembang- Bayu Andrianto, saat musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan Kaliori, di pendopo kecamatan setempat hari kamis (9/2).

Bayu Andrianto mengatakan pihaknya merasa prihatin melihat kondisi jalur pantura Kaliori utamanya di kanan dan kiri jalan digunakan parkir oleh truk-truk besar yang sedang istirahat di warung tersebut, terlebih pada malam hari tanpa penerangan lampu, sehingga rawan kecelakaan lalu lintas. Sebagai langkah antisipasinya kalau memang pemiliknya warga Rembang akan dicarikan solusi diberi pekerjaan lain. 

Bayu Andrianto menambahkan hasil pendataan  kemungkinan dari 15 warung yang ada kebanyakan pemiliknya dari luar kabupaten Rembang. Warga Rembang hanya sebagai buruh/ pekerjanya. 

 Bayu Andrianto juga merasa kesal karena Pemkab Rembang sudah memberikan himbauan larangan  parkir di jembatan, parkir di satu arah juga masih dilanggar. Mediasi oleh kecamatan dan Kepolisian Sektor (Polsek) Kaliori juga kewalahan.

Kekesalannya juga ditujukan kepada PLN yang memberikan ijin pemasangan listrik ke warung tersebut, padahal keberadannya di atas badan sungai dan dianggap  melanggar peraturan. 

Hal senada juga diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Rembang dari daerah pemilihan Sumber dan Kaliori- Yudiyanto, Ia menjelaskan pemberian justifikasi oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kabupaten Rembang yang mengijinkan mereka menjadi pelanggannya patut dipertanyakan. Padahal PDAM merupakan perusahaan milik Pemkab Rembang. Sehingga hal itu menjadi pertanda bahwa Pemkab Rembang juga mengakui keberadaan warung-warung tersebut.

Politisi asal desa Dresi Kulon ini menuturkan berbeda dengan PT. PLN maupun PDAM Rembang, bahwa setiap kali dia meminta pemasangan lampu di titik-titik dekat warung itu ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kabupaten Rembang selalu ditolak. Karena ada ketakutan Dinas ESDM melegalkan warung-warung itu. Sehingga jika ada bantuan lampu di pasang di luar titik-titik dekat warung itu.

Politisi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini sangat mendukung pembubaran warung-warung itu agar tata wajah kota Rembang menjadi baik. Dia juga mendukung agar pemilik warung itu juga dicarikan pekerjaan lainnya. Sehingga tidak hanya menertibkan tetapi mencari solusi pemecahannnya.(  Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 8321516555606250358

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::