Wabup: Tim Saber Pungli Jangan Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas

-- --
Wakil Bupati Bayu Andriyanto menghadiri acara tasyakuran  penempatan kantor sekretariat Tim Saber Pungli
Rembang-cbfmrembang.com, Wakil Bupati Bayu Andriyanto meminta Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Rembang bisa memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Apalagi terkait good goverment, era Keterbukaan informasi publik kita harus bisa memanfaatkan media sosial. 

Hal itu disampaikan  Bayu saat memberikan sambutan di acara tasyakuran penempatan sekretariat Tim Saber Pungli Rembang di kantor Eks Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Rembang,Selasa (31/1/2017).

Menurutnya,Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Rembang perlu terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar anggota. Pasalnya mereka terdiri atas gabungan jajaran pemerintah kabupaten, kepolisian, TNI dan Kejaksaan. 

Adanya tim Saber Pungli ini dinilainya menjadi momen tepat untuk menjawab kepercayaan masyarakat. Jangan sampai tajam ke bawah tumpul ke atas.

Dirinya juga merasa kesal jika ada pungutan liar. Seharusnya semua sesuai aturan, mereka yang diberikan amanah harus menjalankan tugasnya sesuai aturan.

Saya menggunakan media sosial dan sering mendapatkan inbox,pak itu jangan hanya acara seremonial tetapi bagaimana tindaklanjutnya,"imbuhnya.

Wakapolres Rembang sekaligus ketua pelaksana Tim Saber Pungli, Kompol Pranandya Subyakto menyebutkan, Tim Saber Pungli Rembang diberikan anggaran antara Rp 750 juta – 1,1 miliar pada tahun 2017 ini. Dana tersebut dikelola oleh Inspektorat Kabupaten  Rembang, selaku pengguna anggaran.

"Dengan anggaran cukup besar, kami siap mengoptimalkan pemberantasan pungutan liar. Kebetulan sudah ada tiga target dugaan Pungli, namun sejauh ini masih dalam penyelidikan anggotanya."Ungkapnya.

Terkait fasilitas kantor Tim Saber Pungli yang menempati bekas Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), sebelah timur Alun – Alun Rembang, nanti akan disiagakan petugas piket. Ada empat kelompok kerja (Pokja), yakni Pokja Intelijen, Pencegahan, Penindakan dan Yustisi. Mereka digilir piket, supaya ketika ada warga datang melapor, langsung bisa dilayani.( Mufti Affandi )

Berita Terkait

Utama 5462190225402028315

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::