Rumah Candu Bukti Lasem Tiongkok Kecil Masa Lalu

-- --
Rumah candu bukti Lasem sebagai tiongkok kecil masa lalu
LASEM-cbfmrembang.com, Rumah Kuno bekas Gudang Candu Lawang Ombo yang terletak di Jalan Dasun, Desa Soditan, Kecamatan Lasem menjadi bukti Lasem sebagai Tiongkok kecil di masa lalu.

Bangunan kuno yang dibangun sekitar tahun 1.800-an  pernah dikonservasi untuk melestarikannya. Bangunan berupa rumah berarsitektur Tiongkok itu menyimpan bukti-bukti perdagangan candu dan kejayaan pelabuhan internasional di Sungai Lasem kala itu.

Generasi keenam pemilik rumah itu, Subagyo (54) mengatakan, renovasi pernah dilakukan ditahun 2011, yakni 6 tahun silam dengan biaya sendiri dengan fokus konservasi senilai ratusan juta dan dikhususkan  bangunan depan. 

Menurut Subagyo, kerusakan terparah bangunan itu terletak pada konstruksi kayu. Banyak kayu yang keropos dan lapuk sehingga harus diganti atau didempul. Ia pun berencana menggali sejarah rumah itu yang hampir tak terlacak lagi.
 
Subagio menceritakan  letak Omah Candu bersebelahan dengan Sungai Bagan. Konon, dahulunya sungai ini merupakan jalur berlayar kapal-kapal dagang yang berlabuh di dermaga pantai Caruban tak jauh dari Jalan Dasun. Namun ketika masa penjajahan Jepang, depan rumah dipotong untuk jalan. 

Bangunan seluas 5.500 meter persegi itu dikelilingi oleh tembok besar yang  terdiri dari rumah induk di bagian depan dan rumah tempat tinggal serta gudang di bagian belakang. 

Di rumah induk berubin merah terdapat altar atau meja abu dari jati berukiran khas Tiongkok. Di bangunan itu juga terdapat sumur sedalam sekitar 1,5 meter yang menyambung ke selokan bawah tanah menuju Sungai Babagan Lasem.

Di depan rumah itu juga terdapat jangkar baja berukuran sekitar 2 meter yang diduga dari salah satu kapal Laksamana Cheng Ho sebagai bukti  dulunya Lasem sebagai pelabuhan.

Didalam  bangunan itu terdapat pula makam keluarga. Makam  berciri khas siang gong (satu kuburan dua liang lahat)  dihiasi  relief, patung anjing langit, dan dua buah tiang berujung kuncup teratai.

Terpisah Toro dari Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Lasem mengatakan, bangunan Rumah candu  mempunyai nilai sejarah dan arsitektural tinggi. Setidaknya, sumur yang terletak di dalam bangunan menjadi bukti penting yang masih tersisa dari sejarah perdagangan candu di Lasem. .( Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 4944249561070468866

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::