Tambah Satu Titik Pos Pemadam Kebakaran.

-- --
Petugas Damkar mendemonstrasikan  penanganan kebakaran 
REMBANG - cbfmrembang.com, Pemkab Rembang tahun ini berencana akan menambah  satu titik  pos pemadam kebakaran untuk mendekatkan layanan masyarakat jika terjadi kebakaran. 

Hal tersebut disampaikan  Kabid Linmas  dan Pemadam kebakaran satpol PP Rembang Wiyoto seusai upacara  Hari ulang tahun (HUT)  pemadam kebakaran ke 98 tahun 2017 di halaman kantor bupati rabu (01/3).

Wiyoto meengatakan usulan penambahan titik lokasi pos pemadam kebakaran sudah disampaikan kepada Bupati, sehingga akan menambah satu pos pemadam kebakaran selain satu pos yang  berada di kota Rembang. 

Satu pos titik Damkar rencananya akan ditempatkan di kecamatan Sedan tepatnya di eks kantor kecamatan lama.  Untuk realisasinya paling cepat di perubahan 2017 atau di tahun 2018 awal.

Wiyoto mengharapkan, dengan adanya tambahan titik pos unit pemadam baru di Sedan, diharapkan pelayanan pemadaman kebakaran di wilayah timur bisa maksimal. Karena selama ini jika terjadi kebakaran di wilayah timur seperti di wilayah kecamatan Sarang, Kragan, Sedan dan Pamotan termasuk Sale, pemadam kebakaran harus menempuh jarak yang cukup jauh.

Kondisi pos tempat  unit damkar tersebut juga akan dilengkapi dengan kendaraan pemadam dan kendaraan tangki sama seperti di Rembang. Selain itu telepon 24 jam untuk hotline aduan juga ada dan siap 24 jam, termasuk personelnya.

Wiyoto mengungkapkan, saat ini pemkab Rembang sudah memiliki 10 armada kebakaran meliputi 5 armada pemadam dan 5 armada tangki sebagai pemasok. Sementara untuk jumlah personel dipecah sesuai dengan SOPD baru yang semula berada di DPU. Dan saat ini memliki 11 personel termasuk spesialis sopir tangki. Ditambah 3 personel sebagai penajaga telpon selama 24 jam.


“,Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kita sudah menambah 3 personel dari tenaga THl dan akan ditambah 1 PNs untuk menjaga telpon selama 24 jam dengan nomor ( 0295) 692919”,Ungkapnya  

Saat dikonfirmasi kebutuhan  kendaran operasionel dan personel pemadam kebakaran, Wiyoto mengakui masih kurang , namun dengan kondisi tersebut Standar minimal penanganan kebarkaran tetap dioptimalkan yakni apabila terjadi kebakaran minimal berangkat 2 armada 1 mobil pemadam dan satu mobil tangki pemasok. dilengkapi  tenaga 7 orang. Yakni 5 orang tenaga dan  2 sopir. Sementara itu tahun 2018 nanti diupayakan diusulkan secara bertahap agar terpenuhi.

Sementara itu Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz, saat menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Pemadam Kebakaran ke 98 berharap unit damkar terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personel dan kelembagaan Damkar. Dalam menjalankan tugas-tugasnya harus selalu siap siaga, sigap, cepat, cekatan dan cerdas dalam menghadapi peristiwa kebakaran.

Upacara tersebut diikuti oleh personel Damkar Rembang, Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto, Intansi vertikal, jajaran SKPD, Camat dan Pelajar. Dan Seusai upacara, petugas Damkar mendemonstrasikan penanganan kebakaran.( Mufti affandi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 2853831678701400417

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::