GP Ansor Rembang, Nyatakan Sikap Bubarkan HTI

-- --
Penanda Tanganan sikap menolak dan mendukung pembubaran HTI yang ditanda tangani oleh Ketua Cabang bersama Kasatkorcabnya
REMBANG - cbfmrembang.com, Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Rembang, telah menyatakan sikap menuntut pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), antara lain ingin mengubah idiologi negara, dan juga Hizbut Tahrir merapakan ormas yang anti Pancasila. 

Menurut keterangan Ketua Cabang GP Ansor Rembang M Hanies Cholil Barro mengaku, Pernyataan sikap tersebut, dikeluarkan lantaran adanya pemasangan spanduk HTI di salah satu bangunan di wilayah Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem, dan juga kegiatan Masirah Panji Rasulullah yang rencananya digelar HTI Jawa Tengah, yang bertempat di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, Ahad (09/04/2017) yang belakangan dikabarkan ditolak polisi.

“Menuntut pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia di bumi pertiwi ini, baik secara organisasi, paham, maupun pola tindakan,” demikian salah satu butir pernyataan sikap dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Rembang yang diterima Jumat (7/4/2017) petang.

Pernyataan sikap yang diteken Ketua PC GP Ansor Kabupaten Rembang M Hanies Cholil Barro bersama Kepala Satkorcab Banser Rembang Zaenal Arifin, juga menuntut dan mendesak aparat berwenang untuk menindak tegas organisasi dan perseorangan yang anti Pancasila dan NKRI.

“Menolak gagasan khilafah yang diusung oleh Hizbut Tahrir Indonesia karena bisa mengakibatkan perpecahan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendi bineka tunggal ika,” tulis pernyataan sikap Ansor, pada poin pertama.

“Menolak seluruh kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia yang menyebarkan propaganda khilafah dengan maksud merubah Pancasila sebagai ideologi sekaligus asas tunggal kehidupan bernegara,” bunyi butir kedua pernyataan sikap tersebut.

Pihak PC GP Ansor Kabupaten Rembang menginstruksikan kepada seluruh anggota Banser di daerah ini untuk senantiasa dalam satu komando mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan bersama pihak terkait lainnya.

“Mengamankan wilayah Kabupaten Rembang dari gerakan-gerakan radikalisme, terorisme, dan gerakan anti-Pancasila, anti-UUD 1945, dan anti-NKRI,” seru Pimpinan Cabang Ansor Rembang.

Pada butir terakhir atau yang keenam dari pernyataan sikap itu, pihak Ansor mengimbau pengikut Hizbut Tahrir Indonesia untuk kembali pada ajaran islam ahlussunnah waljamaah yang sesuai dengan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. ( Ah / Mf )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1032042821200786147

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::