Dikunjungi DPR RI, Nelayan Rembang Minta Larangan Cantrang Di Cabut

-- --
Nelayan manfaatkan moment kedatangan  perwakilan komisi 4 DPR RI di TPI Tasik Agung 
REMBANG - cbfmrembang.com, Nelayan Rembang pada Kamis pagi, (18/05/2017) memanfaatkan momen kedatangan perwakilan komisi 4 DPR RI Achmad Ridwan, di TPI Tasik Agung Rembang.

Ratusan warga yang mengaku terdampak atas pemberlakuan Permen KP No 72, berkumpul di lapangan TPI Tasik Agung Rembang guna menyampaikan aspirasi dihadapan anggota dewan.

Mulai dari perwakilan nelayan, kuli bongkar ikan, pekerja pabrik olahan ikan, warung olahan ikan, hingga perwakilan pedagang pasar yang ada di pasar kota Rembang.

Dalam kesempatan itu, salah satu nelayan yang terkena dampak Kartono mengaku perwakilan nelayan bubu (nelayan rajungan), mengungkapkan kesulitan untuk mencari umpan, utamanya sejak nelayan cantrang dilarang beroprasi.

"Sejak nelayan cantrang dilarang, kami kesulitan mencari umpan untuk menangkap rajungan. Karena kami sangat membutuhkan, hasil tangkapan nelayan cantrangh untuk beraktifitas" katanya.

Sementara itu Anggota Komisi IV RI Abdul Wachid saat disapa wartawan menyebut, jika cantrang merupakan alat tangkap yang ramah lingkungan, dan tidak merusah ekositem.

"Cantrang itu ramah lingkungan, tidak merusak karang. Karena sebelum menebar jaring, disetiap kapal itu ada GPS nya" pendapatnya. (  ASMUI  )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1633223465475233604

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::