Sudah Kantongi 35 Perizinan, Pabrik Semen Di Rembang Siap Produksi

-- --
Foto : istimewa
GUNEM - cbfmrembang.com, Hingga saat ini, Pabrik Semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Rembang, sudah memenuhi sekitar 35 perijinan, dan siap beroperasi.

Hal tersebut berkaitan dengan rapat di Kantor Staf Presiden (KSP) pada tanggal 12 April 2017, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Rizkan Chandra mengatakan bahwa Semen Indonesia menghormati hasil keputusan rapat tersebut.

"Kami sangat menghormati keputusan rapat, KSP yang bertempat di Kantor Staf ke Presidenan" katanya kepada sejumlah awak media beberapa waktu yang lalu.

Pasalnya, saat ini, proses yang harus dilalui oleh PT Semen Indonesia, hanya tinggal masalah penambangan di kawasan Cekungan Air Tanah atau (C A T) Watuputih.

"Hingga saat ini tinggal menentukan kawasan CAT, watuputih. Itu proses yang harus dilalui kami akan menunggu" beberanya.

Terkait kajian Tim KLHS, pihak PT Semen Indonesia mendukung untuk dilakukan kajian lanjutan guna mendapatkan kajian yang lebih ilmiah, termasuk batasan fisiografi zona Kendeng, zona Randublatung, dan zona Rembang.

Rizkan Chandra menyarankan penambahan 2-3 pakar geologi karst dalam Tim KLHS. Menurutnya, ciri-ciri karst, baik eksokarst maupun endokarst, dan keberlangsungan ketersediaan air tanah menjadi kunci utama dalam kajian lanjutan ini.

"Kita sangat setuju jika ada penambahan pakar 2 sampai 3 orang pakar geologi karstpada tim KLHS. Karena itu sangat penting ketersediaan air tanah lanjutannya" katanya.

PT Semen Indonesia, akan segera memulai kegiatan produksi di Rembang. Ditargetkan, dalam semester I ini sudah mulai memasuki operasi komersial. ( ASMU )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 2860156334971712472

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::