Perkuat Program Yes I Do Gelar Gebyar Ramadhan.

-- --
Bupati melakukan Penandatanganan petisi pebolakan pernikahan anak,kehamilan remaja dan sunat perempuan
SEDAN-cbfmrembang.com, Dalam upaya pencegahan pernikahan anak, kehamilan remaja, dan sunat perempuan aliansi Yes I Do kabupaten Rembang gelar Gebyar Ramadhan yang diikuti oleh anak, remaja, hingga orang tua dari keempat desa dampingan. 

Gebyar Ramadhan yang digelar selama tiga hari (20 s/d 22 Juni 2017) di lingkungan MA YSPIS Gandrirojo kecamatan Sedan merupakan  kemasan kegiatan yang berisikan diskusi, bermain dan belajar serta kampanye seputar pernikahan anak, kehamilan remaja dan sunat perempuan.

Sebanyak 300 an peserta dari keempat desa dampingan desa  Mojosari dan Menoro Kecamatan Sedan serta desa Woro dan Sendangmulyo Kecamatan Kragan, mulai dari anak, remaja, dan orang tua mendapat penguatan tentang perlindungan anak, partisipasi remaja, hak kesehatan seksual reproduksi remaja, pendekatan gender transformatif, pemberdayaan ekonomi, dan bagaimana menyuarakan penolakan terhadap praktek pernikahan anak, kehamilan remaja, dan sunat perempuan. 

Koordinator aliansi Yes I Do Muhammad Muadzom mengatakan, kegiatan sengaja diselenggarakan pada bulan Ramadhan karena bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat , diyakini kegiatan ini akan membawa kebaikan pada anak perempuan Rembang sehingga anak perempuan yang selama ini diyakini menjadi beban nantinya bisa berkontribusi untuk Rembang. 

Hasil survey yang dilakukan credos institude bahwa anak perempuan Rembang mempunyai intelegensi lebih tinggi dibanding laki-laki.

“,Namun kesempatan anak perempuan Rembang terhambat karena 5 faktor : yakni Norma sosial yang ada di masyarakat yang menyatakan perempuan ujung-ujungnya hanya akan masak, suara anak perempuan tidak didengar, kurangnya informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi, pemberdayaan ekonomi yang lemah, dan kurangnya keinginan untuk mengambil peran dalam menentukan kebijakan”, Ujarnya 

Gebyar Ramadhan juga dimaksudkan untuk merefleksi konsep menahan diri saat berpuasa yang sebenarnya konsep ini juga sangat penting untuk mendorong anak/remaja agar lebih berkualitas. Dengan menahan diri anak dapat menahan diri dari NAPZA, perilaku seksual beresiko, tindak kekerasan, tawuran, pelecehan seksual, keinginan untuk segera menikah, bahkan kehamilan tidak diinginkan, remaja dapat lebih fokus untuk merencanakan masa depannya yang gemilang. 

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas peran serta dan kepedulian  aliansi Yes i do dalam membantu program pemerintah memberikan perlindungan ibu dan anak,  pasalnya di kabupatebn Rembang angka kematian bayi yang baru melahirkan masih tingi, salah satu penyebabnya perkawinan dibawah umur. 

Bupati juga meminta peran pemerintah desa lebih jelas khususnya dari sisi pembiayaan, anggaran desa peruntukkannya bisa dialokasikan membantu pogram tersebut.( Mufti Affandi )


Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 7486607780181528383

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::