Saat Beraksi, Satu Begal Tewas Jatuh Kejurang Saat Dikejar Polisi

-- --
Saat proses evakuasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian
SLUKE - cbfmrembang.com, Nasib sial menimpa Agung alias Jabrik warga Desa Kauman Kecamatan Lasem, yang terjatuh ke dalam jurang lantaran bermaksud menghindar dari kejaran anggota Polsek Sluke.

Agung Alias Jabrik nekat melompat ke jurang, saat ketuan Polisi akan menghentikan paksa sebuah truk di jalan Pantura Lasem - Sluke.

Agus bersama rekanya Rahmad warga Rt 08 Rw 04 Desa Soditan, Lasem dikejar polisi karena dicurigai akan menodong sebuah truk box yang mengantarkan barang berupa perabotan rumah tangga dari Bengkulu menuju Jember, Jawa Timur.

Suparman warga Air Bang Kecamatan Rejang Lebong, Bengkulu sebagai pengemudi truk colt diesel yang bernomor Polisi BD 8653 KE kepada media menjelaskan, mulanya ia curiga kepada sepeda motor RX King dengan Nomor Polosi K 4555 KE yang berulang kali mencoba menghentikan truk yang dikemudikannya dengan paksa.
Separman menambahkan, pelaku sudah mengikutinya sejak dari lampu merah di pertigaan Kecamatan Lasem. 

“Setelah sampai di lampu merah Lasem, tiba - tiba ada motor yang mengiringi saya. Terlebih mereka menyuruh untuk berhenti,” katanya. 

Suparman juga mengaku, terus dibuntuti pelaku sampai di Kecamatan Sluke untuk melancarkan aksinya. Curiga para pelaku membawa senjata tajam, yang diselipkan dipunggungnya, Suparman tetap mengemudikan truknya, meski terus dipaksa untuk berhenti. Sambil mengulur waktu, Suparman langsung menghubungi pos polisi terdekat.

Setelah melapor ke Polsek Sluke, sontak jajaran kepolisian yang sedang piket langsung melakukan pengejaran kepada para pelaku dengan menggunakan mobil Police Backborn yang ditemani korban sambil menunjukan arah pelaku.

Dalam pengejaran, mulanya pelaku kabur ke arah timur, tiba tiba berbalik arah. Polisi akhirnya sempat berpasasan di wilayah Jati Sari dengan pelaku. Saat itu aksi kejar kejaranpun tak terhindarkan.

“Awalnya kita mendapatkan laporan pada jam 21.30 WIB tadi malam. Saat itu juga kami mengejar ke timur, namun mereka belok arah ke barat. Nah, saat berpasaan di area Jatisari (arah barat), kita sempat memberhentikannya sebanyak dua kali. Yakni di depan SD dan BRI,” Bripka Didik petugas piket Polsek Sluke.

Seruan polisi tersebut tak dihiraukan oleh pelaku. Justru mereka berdua masih menggeber kendarannya dengan kekuatan penuh.

Tak berhenti di situ, polisi lalu memberhentikan pelaku di area gapura masuk Desa Langgar. Kedua pelakupun mau berhenti dan turun dari kendaraan dan satu diantaranya yang bernama Agus berupaya menyerang petugas dengan celurit. Aparat langsung memberikan tembakan peringatan ke keudara.

“Saat kita berikan tembakan peringatan ke atas, salah satu dari mereka (Agus) justru melairikan diri sambil melemparkan senjatanya. Dan akhirnya terjerumus ke jurang diduga tidak mengetahui medan” paparnya.

Sementara itu, pelaku lainnya atas nama Rahmad dapat ditangkap polisi tanpa perlawanan. Sedang jasad pelaku Agus yang terjatuh ke jurang, baru dapat dievakuasi petugas pada Sabtu (03/06/2017) dini hari.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto mengimbau kepada semua warga Rembang khususnya para sopir yang melintasi panatura umumnya untuk tidak ragu ragu melaporkan tindakan kejahatan kepada polisi. ( ASMUI )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 1021381400259022118

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::