Bersejarah Internasional Wacanakan Bangun Peradaban Situs Plawangan

-- --
Situs Plawangan
REMBANG-cbfmrembang.com, Muncul gagasan di desa Plawangan tempat berbagai situs plawangan disimpan, dibuatkan semacam Rumah Peradaban. Pasalnya situs Plawangan ternyata disebut sebagai situs bersejarah berlevel Internasional.

Wacana tersebut muncul saat Tim Peniliti Situs Plawangan 2017 dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan pemerintah kabupaten Rembang menggelar Forum Group Discussion (FGD) di ruang rapat Bupati, Senin (17/7/2017). 

Ketua Tim Peneliti situs Plawangan Profesor Bagyo Prasetyo menyatakan situs Plawangan menurut hasil temuan tim peneliti layak disebut situs berlevel Internasional. Sejak 2000 tahun silam di Plawangan sudah ada interaksi atau ditemukan benda-benda yang berasal dari luar Plawangan.

“Plawangan ini merupakan bagian dari jalur maritim, hal itu bisa dilihat dari penemuan –penemuan di sana. Seperti nekara ini Indonesia kan tidak punya, itu barang perdagangan dari daerah Dongson Vietnam, “ tuturnya.

Dikatakan, Jalur maritim dulu merupakan jalur perdagangan dari negeri Cina dan India. Orang- orang India dan Cina  ke Plawangan diduga untuk menukaran barang-barang kerajinannya dengan rempah- rempah, terbukti ditemukan manik- manik produksi India dan pasifik dan benda emas dan nekara perunggu termasuk ditemukannya keramik dari negeri Cina.

Rumah Peradaban juga dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran tentang sejarah kepada anak- anak atau masyarakat. Salah satu poin plus di situs Plawangan, Pusat Penilitian Arkeologi Nasional memiliki gedung dan lahan luas yang bisa dikembangkan lagi.

“ Luas tanahnya sekitar 1,5 hektar dan ada tiga gedung yang memungkinkan untuk tempat display. Rencananya pusat akan digunakan ruang pembelajaran terkait kebudayaan yang ada di Plawangan dan tempat literasi, “ ungkapnya.

Selama ini di gedung tersebut hanya terpampang gambar- gambar situs penemuan di desa Plawangan. Namun ke depan benda- benda asli dari penemuan akan diletakkan disana, selain itu di lahan 1,5 hektar itu akan buat semacam panggung terbuka untuk dimanfaatkan berbagai aktifitas kebudayaan.

Sementara itu Kepala Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto menyambut baik atas upaya yang dilakukan oleh Pusat Penilitian Arkeologi Nasional dalam penanganan situs Plawangan. Pemkab dalam hal ini juga berkomitmen untuk mendukung dan bersama- sama berupaya untuk pengembangan situs bersejarah tersebut.

“ Secepatnya kita akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan dan pemerintah kabupaten untuk langkah selanjutnya. Yang jelas kami ingin dalam waktu dekat ini bisa menumbuhkan rasa bangga terhadap situs Plawangan, “ ujarnya.

Mulai tahun ini Pemkab melalui Dinbudpar akan melaksanakan program semacam kunjungan sejarah ke Situs Plawangan mulai dari pelajar SMA sederajat sampai nantinya kepada anak yang belajar di tingkat pendidikan PAUD untuk menumbuhkan rasa bangga atas situs tersebut.( Mufti Affandi )

Berita Terkait

Terbaru 8454097022062726200

Post a Comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::