Dampak Cantrang, Peserta Kirab Syawal Menyusut

-- --
Saat peserta baru berangkat dari start di  Pelabuhan TPI Tasik Agung Rembang
REMBANG - cbfmrembang.com,Karena adanya dampak pelayaran cantrang, membuat para nelayan telat melaut. Hal itu juga berdampak terhadap perayaan grebek syawalan yang biasa digelar secara rutin oleh para nelayan pesisir Desa Tasing Agung Rembang.

Menurut keterangan Ketua Panitia penyelenggara Pujianto mengatakan, pelarangan cantrang mengurangi aktifitas dan pendapatan para nelayan di Rembang. Hal itu memberikan dampak, berkurangnya jumlah peserta perayaan grebek syawalan tahun ini.

Meski tak menghilangkan seluruh hiburan yang biasa diadakan, namun pada rentekan peringatan sedekah laut kalih ini, jumlahnya ada yang dikurangi. Selain itu, panitia memilih mengadakan hiburan yang murah dibandingkan tahun sebelumnya.

"Setelah mengadakan rapat, kami memutuskan untuk tetap mengadakan hiburan seperti ketoprak, dangdut, dan yang lainnya tapi tetap hiburan yang lebih murah" jelasnya.

Menurut pria yang akrab dengan panggilan Antok itu menyebutkan, jika jumlah peserta tidak lebih dari 60 peserta. Hal itu jauh dibawah jumlah peserta pada tahun-tahun sebelumnya yang diikuti lebih dari 200 peserta.

"Jumlah pesertanya menyusut banyak mas, kalau tahun lalu lebih dari 200 peserta. Tetapi tahun ini, hanya sekitar 60 peserta saja" pungkas Antok.

Berdasarkan pantauan reporter cbfmrembang.com, arus lalu lintas pantura, terpaksa dialihkan melalui jalan lingkar Waru - Galonan - hingga Tirman, atau pertigaan soklin, untuk menghidarkan macet keramaian perayaan grebek syawalan. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1065783420266885329

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::