Pembelaan Suryono Ditolak JPU

-- --
Sidang kasus intimidasi wartawan dengan terdakwa Suryono
REMBANG-cbfmrembang.com, Pembelaan Suryono (30 tahun), Karyawan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Pembangkitan Jawa Bali (PLTU PJB) Sluke dari desa Grawan Kecamatan Sumber, yang menjadi terdakwa kasus Intimidasi terhadap wartawan ditolak Jaksa penuntut umum - Wakhid Adrian. 

Penolakan jaksa dilakukan dalam sidang lanjutan dengan agenda tanggapan jaksa atas pembelaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Rembang, hari Selasa (25/7).

Wakhid Adrian dalam tanggapannya mengatakan, terdakwa dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan yang dapat menghambat serta menghalangi kerja wartawan. Padahal pers nasional bebas mencari, memperoleh dan menyebarluaskan informasi, sesuai Undang – Undang Pers. Jaksa tidak berubah pada tuntutannya, yakni menuntut terdakwa dengan hukuman 7 bulan penjara. 

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rembang - Antyo Harri Susetyo menyampaikan sidang akan dilanjutkan hari Kamis (27/7) dengan agenda, giliran penasehat hukum terdakwa menanggapi pendapat jaksa.

Sebagaimana berita sebelumnya pada tanggal 18 Agustus 2016 lalu, terjadi kecelakaan kerja di PLTU PJB Sluke, yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 2 korban lainnya menderita luka bakar cukup parah.

Saat korban menjalani perawatan di rumah sakit dr. R Soetrasno Rembang, terjadi intimidasi kepada wartawaan saat melakukan peliputan. 

Suryono yang merupakan pekerja PLTU, didakwa menghalangi dan menghambat kerja wartawan, sekaligus mengambil dan menahan Hand Phone yang disertai dengan penyensoran berupa penghapusan file foto, milik salah satu wartawan Radar Kudus Jawa Pos, Tri Bekti Susilo Wisnu Aji, saat melakukan peliputan.( Masudi )

Reaksi: 

Berita Terkait

Kriminal 6242429242306201529

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::