PPL Dituntut Mengetahui Potensi Wilayah Kerjanya

-- --
Bupati saat mengisi seminar penyuluhan PPL di lantai 4 kantor Bupati
REMBANG-cbfmrembang.com, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) pertanian dituntut harus mempunyai data potensi pertanian di wilayahnya masing-masing. Sehingga akan  lebih mengetahui apa yang akan mereka lakukan dalam bertugas.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz menyampaikan saat memberikan sambutan pengarahan dalam kegiatan seminar penyuluh di lantai 4 kantor Bupati Rembang, Kamis (21/7/2017). 

Bupati dalam kesempatan tersebut meminta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan untuk memberikan tugas kepada PPL  membuat data di masing-masing wilayah kerjanya.

Karena diyakini dengan adanya data base yang valid maka pengembangan pertanian di Rembang akan semakin baik. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkab tentu akan lebih tepat sasaran.

”Saya kira satu PPL mengampu dua sampai tiga desa saya kira tidak berat. Resiko- resiko apa yang ada di wilayah kerjanya harus tahu, saya kira bisa karena PPL memiliki pengetahuan di sana, “ ujarnya.

Pemkab Rembang sesuai visi misinya lima tahun kedepan telah memprioritaskan di sektor pertanian sebagai salah satu unggulan. Karena dengan memaksimalkan potensi pertanian akan membantu terwujudnya kesejahteraan petani dan mengurangi angka kemiskinan di Rembang.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Suratmin menyebut tujuan digelarnya seminar untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh di Rembang yang berjumlah 136 yang terdiri atas THL 82 dan ASN 54 . Pasalnya saat ini penyuluh dituntut untuk menguasai semuanya, baik potensi maupun permasalahan yang ada di wilayah kerjanya.

Tuntutan penyuluh saat ini harus bisa mencari bagaimana bisa mencari solusi dari permasalahan yang ada. 

Ditambahkan Suratmin seandainya ada irigasi disuatu wilayah kurang, penyuluh nanti nya harus bisa mencari bagaimana pemecahan permasalahannya. Sehingga Penyuluh harus benar-benar tahu permasalahan di masing- masing wilayahnya.

“,Seandainya ada lahan pertanian irigasinya kurang, penyuluh bisa mengusulkan  lewat swadaya, bantuan pihak desa atau diusulkan dengan Kabupaten dan dimungkinkan pula diusulkan juga lewat APBN pusat. Sehingga Penyuluh harus benar-benar tahu permasalahan di masing- masing wilayahnya”, Pungkasnya.(Mufti affandi )

Berita Terkait

Terbaru 125937725282330297

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::