Rembang Raih Penghargaan Layak Anak dan Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini

-- --
Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dan Hj hasiroh Hafidz saat menerima penghargaan 
REMBANG-cbfmrembang.com, Kabupaten Rembang menerima dua Anugerah penghargaan yakni sebagai Kabupaten Menuju Layak Anak tingkat madya dan penghargaan dalam upaya pencegahaan perkawinan anak usia dini.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise kepada Bupati Rembang H.Abdul Hafidz dan Istri yang juga menjabat sebagai Ketua Aliansi Yes I Do Hj.Hasiroh Hafidz pada  acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2017 di SKA Co Ex, Pekanbaru, Riau, Sabtu (22/07/2017) malam.

Atas prestasi tersebut Kabupaten Rembang  sudah lima kali mendapat penghargaan daerah menuju Kabupaten Layak Anak, di tingkat Nindya pada 2011 dan tingkat Madya pada 2012, 2013, 2015 dan 2017 ini. Sedangkan penghargaan dalam upaya pencegahaan perkawinan anak usia dini merupakan kali pertama diraih.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz saat dihubungi via telepon mengatakan, penghargaan tersebut berkat kerja keras dan kerja sama semua stakeholder terkait dalam hal ini diampu oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB). Pemkab akan selalu mendukung dan berupaya bagaimana hak- hak anak di Kabupaten Rembang ini bisa terpenuhi.

" Pemkab akan berupaya memenuhi hak -hak anak dengan regulasi dan aksi. Kami disini tidak hanya membuat regulasi saja, tapi ada aksi. Jadi selain kita membuat Perda dan perbup, kita telah membentuk KPAD (Komisi Perlindungan Anak tingkat Desa) dan dari anggaran kita juga back up, " ujarnya.

Di tahun depan ada keinginan Rembang bisa mendapat penghargaan KLA kategori Utama. Namun beberapa fasilitas harus disiapkan, diantaranya fasilitas umum yang ada harus ramah untuk kaum disabilitas atau anak berkebutuhan khusus, pemkab akan berupaya untuk memenuhi hal itu.

Kemudian terkait penghargaan atas daerah yang mampu melakukan pencegahan perkawinan anak secara masif, Bupati juga sangat bangga. Pasalnya dirinya sadar jika menikah dengan usia muda maka kemandirian dalam berumah tangga masih diragukan.

"Mandiri dalam hal ini, dari kesehatannya terjaga, ekonominya juga terjaga dan pengaturan- pengaturan dalam berumah tangga akan lebih baik. Karena kalau masih anak- anak dikhawatirkan kesehatannya bisa terganggu dan dari sisi ekonomi dan pengelolaan rumah tangganya rentan terganggu juga, " terangnya.

Terkait pencegahan pernikahan anak usia dini Pemkab selalu mendukung dan bersinergi dengan aliansi Yes I Do. Yang belum lama ini juga telah menggelar gebyar Ramadhan dan diikuti oleh anak dan orang tua di beberapa desa dari Kecamatan Sedan dan Kragan untuk mengkampanyekan pencegahan pernikahan anak.

Bahkan dalam acara tersebut Bupati berkenan mengajar singkat di kelas. Baim yang pesertanya anak- anak maupun para orang tua. ( Mufti Affandi )

Berita Terkait

Utama 568612832378850404

Post a comment

Radio Online

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::