50 % Lebih, Napi Di Rutan Rembang Dimohonkan Remisi

-- --
Foto Rumah Tahanan Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Rembang
REMBANG - cbfmrembang.com, Sebanyak 65 orang nara pidana di Rutan Rembang, akan menerima remisi atau masa pengurangan hukuman dari pemerintah dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lapas kelas IIB Rembang Ruspriyatno melalui Kesubsi Pelayanan Tahanan Sri Nurwiyani kepada sejumlah wartawan pada Jum'at pagi (04/08/2017) di lembaga pemasyarakatan kemarin.

"Pada HUT ke-72 Kemerdekaan RI ini, ada 65 napi diajukan, akan mendapat remisi dari pemerintah. Ini masih kita ajukan dan tinggal menunggu hasilnya.

Nurwiyani menambahkan, katagori narapidana yang mendapatkan pengurangan masa hukuman, atau remisi umum 1 (RU1), terdiri 62 orang. Sementara, warga binaan  yang dijadwalkan menerima remisi umum 2 (RUII), langsung dibebaskan pada tanggal 17 Agustus 2017 nanti, ada tiga orang.

Ketiganya adalah Muhammad Nasihudin bin Mujahir warga Sedan, Shodiqin bin Radi, asal Desa Babadan, Kaliori, dan Danang bin Suyoto. Meski demikian, bagi napi yang dendanya belum terbayarkan, masih harus menjalani masa hukuman meski dinyatakan bebas, karena mendapatkan remisi. 

Ketiga napi yang diajukan remisi langsung bebas merupakan para pelaku tindak pidana umum, seperti, pencurian, perjudian dan penipuan, yang sudah menjalani hukuman 2/3 hukuman.

"65 orang, yang tindak pidana umum 59 dan tindak kusus ada 6 orang. Tindak pidana kusus diantarannya adalah tipikor dan narkotik" kata Sri Nurwiyani.

Untuk besar remisi yang dimohonkan untuk para napi pada HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017 ini dirutan Rembang, jumlahnya maksimal mendapat potongan masa hukuman selama 5 bulan sebayak 3 napi.

Sedangkan  napi yang mendapatkan remisi 4 bulan ada 6 orang, 3 bulan 10 napi, 2 bulan 10 napi, sementara 30 napi lainnya, akan diajukan untuk menerima potongan masa hukuman 1 bulan.

"Ini masih usulan ya mas, jadi bisa disetujui dan bisa juga tidak. Kami tidak tau berapa napi yang akan disetujui oleh kanwil dan Menkumham" pungkasnya. 

Remisi bisa jadi dikurangi, dan bahkan di hapuskan, jika warga binaan yang bersangkutan, sebelum menerima SK remisi atau sebelum tanggal 17 Agustus 2017, melakukan pelanggaran, atau melanggar tata tertib yang sudah ditentukan oleh lembaga pemasyarakatan. Sementara permohonan remisi sudah dilakukan pihak rutan Rembang pada tanggal 27 Juli kemarin. ( ASMUI ) 

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 3841889094007244584

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::