Di Rembang Spanduk Tolak Lima Hari Sekolah Bermunculan

-- --
Sekolah Madrasah di Desa Pamotan membentangkan spanduk penolakan fullday scool
REMBANG - cbfmrembang.com, Sehari menjelang aksi tolak Lima Hari Sekolah (LHS), atau yang lebih dikenal Full Day School (FDS), banyak sekolah madrasah yang sudah memasang bener bertuliskan penolakan kebijakan tersebut.

Menurut Ketua Cabang NU Rembang KH Ahmad Sunarto, dan Ketua Cabang NU Lasem Sholahudin Fattawi, di Kabupaten Rembang, akan memasang 999 spanduk, sebagai wujud penolakan kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia menambahkan, pemasangan spanduk, akan dilakukan secara merata, mulai dari pelosok kota, hingga pedesaan.

"Ya kami akan kita akan meramaikan ini, sebagai wujud penolakan masyarakat atas kebijakan Menteri yang akan merugikan masyarakat" jelasnya.

Terhitung hingga Selasa pagi 29 Agustus 2017, banyak madrasah di empat belas Kecamatan memasang spanduk menolak penerapan Lima Hari Sekolah.

Sementara itu, ribuan warga di Kabupaten Rembang, Rabu siang akan mengadakan aksi damai menolak Permendikbud No 23 Tahun 2017.

Bertepatan dengan puasa sunah hari pertama menjelang idul adha, ribuan warga Rembang akan beristighotsah di alun-alun, kota Rembang. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1911853723507790511

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::