Dugaan Pungli, Kepala Kesyahbandaran Pelabuhan Rembang Ditangkap

-- --
Simulasi pungli
REMBANG - cbfmrembang.com, Kepala Seksi Kesyahbandaran pada Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung Agus Hari Prabowo (40), pada Senin pagi (14/08/2017), sekitar pukul 09.00, ditangkap satuan Reserse Kriminal Polres Rembang, dalam kasus dugaan pungutan liar.

Agus Hari Prabowo yang merupakan warga Kauman Kelurahan Pati Kidul, Kabupaten Pati itu, diamankan bersama barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 29.550.000. 

Selain itu, petugas juga menyita satu bendel kuitansi tanda terima, dari Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit dan satu bendel Surat Tanda Setoran (STS) bukti pembayaran di Bank Jateng. Tersangka dan barang bukti diamankan ke Mapolres Rembang.

Operasi tangkap tangan (OTT), menindak lanjuti keluhan Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit, yang menjadi korban saat melakukan pengurusan Surat Izin Berlayar (SIB), dimana tarif yang dikenakan melebihi ketentuan Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2017, Tentang, Perubahan Tarif Restribusi Daerah Provinsi Jateng.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka, modus operandi yang digunakan adalah, dengan mengancam tidak akan mengeluarkan Surat Izin Berlayar, jika tidak mau membayar sesuai dengan yang diminta pelaku.

"Modus operandi pelaku meminta uang, untuk membayar pengurusan Surat Izin Berlayar (SIB), sementara tarif yang dikenakan melebihi aturan pemerintah. Jika tak mau membayar, mengancam tidak akan mengeluarkan SIB" jelasnya.

Sebagaimana aturan Perubahan Tarif Restribusi Daerah Provinsi Jateng, tarif yang harus dibayarkan untuk semua anggota Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit yang berjumlah 90 orang, tarif yang harus dibayar adalah Rp 260 juta.

Namun faktanya, asosiasi nelayan masih dikenai pungutan oleh tersangka yang jumlahnya Rp 759.000 perkapal. Jika dikalikan 90 kapal, jumlah secara keseluruhan uang yang diterima tersangka adalah Rp 68.310.000.

Akhirnya semua nelayan yang tergabung dalam Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit mengumpulkan kembali sejumlah uang, yang dalam kesempatan itu terkumpul Rp 53 juta dan sudah diserahkan kepada tersangka.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka sedang melakukan transaksi serah terima uang Rp 15 juta dari korban. Uang tersebut dibayarkan atas permintaan Agus, dari kekurangan setoran sebelumnya Rp 53 juta yang sudah dibayar sebelumnya.

Tersangka kini sudah diamankan di Mapolres Rembang. Dan terancam dijerat dengan Pasal 12 Huruf e Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun. (  ASMUI  ) 
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1066806576944085371

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::