Minimnya Promosi Menjadi Kendala Menarik Investor

-- --
Investor  sepatu asal Korea.tertarik investasi di Rembang 
KALIORI- cbfmrembang.com, Kendala yang dihadapi oleh pemkab Rembang untuk menarik investor yaitu masih kurangnya promosi. Sehingga untuk mendukung program kabupaten ramah investasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) kabupaten Rembang mengoptimalkan menggelar promosi dengan mengikuti pameran tentang potensi yang ada di desa. 

Hal itu disampaikan oleh kepala bidang penanaman modal Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) kabupaten Rembang - Murni Nur Rif'ah, dalam kegiatan sosialisasi perda, di pendopo kecamatan Kaliori, baru-baru ini. 

Sedangkan untuk menarik investor baik Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanam Modal Asing (PMA), di Kabupaten Rembang perlu digagas  kabupaten ramah investor. 

“,Gagasan ramah investor ini sejalan misi ke-3 pemerintahan pasangan bupati dan wakil bupati Rembang berupa Peningkatan  investasi dan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif”, ungkapnya. 

Murni Nur Rif'ah mengatakan, ramah investasi perlu didukung pula oleh pemerintah desa. Apabila ada  investor yang berminat investasi dipedesaan pemerintah desa mendukungnya 

“, Diharapkan kepala desa supaya aktif mengirimkan potensi desa ke Dinas DPMPTSP Naker supaya potensi desa yang ada bisa dipromosikan serta dicarikan penanam modal dan bisa bekerjasama dengan pihak desa”,imbuhnya

Selain menggelar pameran menurut Murni Nur Rif'ah promosi yang dilakukan dinas DPMPTSP Naker yakni membuka klinik investasi yang bertujuan untuk mencari solusi pemecahan terhadap permasalahan investasi.

“,Diakuinya kendala yang dihadapi untuk kabupaten ramah investasi yaitu sulitnya mencari tenaga kerja yang diperlukan perusahaan, memfasilitasi pembebasan lahan dan infrastruktur jalan menuju perusahaan tidak memenuhi standart layak jalan”, bebernya.

Murni menambahkan permasalahan yang dihadapi selama ini adanya ketidaksesuaian lokasi yang diminati investor dengan peruntukan RTRW, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis belum melimpahkan administrasi izin ke Dinas DPMPTSP Naker, persyaratan pengajuan izin masih tumpang tindih, masih dijumpai hambatan realisasi investasi PMDN/PMA, komitmen pelaporan investasi rendah dan mayoritas proses pelayanan Dinas DPMPTSP Naker masih manual.

“,Karena Pada Program kabupaten ramah investor segala kebutuhan investor dilayani dengan sebaik-baiknya dan sebaliknya investor juga berkontribusi pada program ramah lingkungan melalui Corporate Social Responsibility (tanggungjawab sosial perusahaan Pungkasnya.  (Masudi )

Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 6804775659277430410

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::