Penipuan SMS Berkedok Visa Haji, Beredar di Rembang

-- --
Foto Kepala Kementrian Rembang, dan foto pesan singkat yang beredar di sosial media
REMBANG - cbfmrembang.com, Menjelang keberangkatan haji kloter pertama yang akan diterbangkan ke tanah suci pada tanggal 08 Agustus 2017 mendatang, Kabupaten Rembang dihebohkan dengan adanya sms penipuan yang bermodus visa haji, dan mencatut nama para pejabat Kementrian agama setempat.

Melalui sms, seseorang yang mengaku Ali Anshori yang mengaku menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Rembang, dan mengirim pesan singkat ke beberapa calon haji agar menghubungi Kepala Kemenag Rembang, H Athoillah Muslim, melalui nomor yang tertera pada sms.

Ternyata nomor yang dicantumkan dalam pesan singkat penipuan itu, bukan merupakan no Kepala Kementrian Agama Rembang Athoillah Muslim yang sebenarnya. Namun, setelah di hubungi penipu yang berperan sebagai Athoillah meminta lagi untuk menghubungi seseorang yang bernama Aris.

Aris sendiri merupakan sindikat penipuan yang mengatasnamakan pejabat Kemenag Wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan jabatan Kepala Seksi Haji. Ujungnya, calon haji yang mendapat sms diminta mentransfer sejumlah uang guna keperluan terkait visa dan paspor haji.

Samapi saat ini Kepala Kementrian Agama Kabupaten Rembang Athoillah Muslim saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kabar tersebut. Ia juga mengaku mendapatkan informasi secara langsung dari beberapa calon haji yang menerima sms penipuan.

Ia menambahkan, sampai sejauh ini, belum ada laporan terkait adanya jamaah calon haji Rembang, yang menjadi korban penipuan melalui sms yang mencatut namanya itu.

"Sampai hari saya belum menerima laporan soal jamaah calon haji yang menjadi korban, dan sudah memberikan laporan kepada kami" kata Athoillah.

Ia mengimbau, agar calon haji yang hendak berangkat, ataupun yang masih dalam antrian, untuk mengkonfirmasikan kepada pihaknya setiap mendapat pesan pemberitahuan soal haji.

Ia menegaskan, setiap pengumuman seputar haji, pemberitahuan dilakukan secara tertulis melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh Kemenag Rembang.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat, khususnya yayasan lembaga pendidikan seperti TPQ, untuk tidak mudah percaya dengan adanya SMS yang mengatas namakan bantuan untuk yayasan dari kementrian agama. Athoillah menyarankan, agar dikonfirmasikan kepada pihaknya, agar tidak menjadi korban penipuan. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6764826921356511645

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::