Tolak Full Day School, Ribuan Warga Rembang Siap Turun keJalan

-- --
Beberapa aksi di luar daerah metolak Full day School
REMBANG - cbfmrembang.com, Ribuan warga dari berbagai daerah di Kabupaten Rembang yang keberatan dengan pemberlakuan Lima Hari Sekolah (LHS), Rabu pagi (30/08/2017) besok, akan menggelar aksi damai menolak kebijakan yang dibuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi.

 Menurut keterangan Ketua Cabang NU Rembang KH Ahmad Sunarto, dan Ketua Cabang NU Lasem Shalehudin Fattawi, aksi akan diikuti ribuan warga dari berbagai penjuru daerah di Kabupaten Rembang. Sebagian besar diantara, merupakan orang tua, atau wali murid, yang anaknya bersekolah, yang menerapkan kebijakan Lima Hari Sekolah (LHS), atau yang lebih dikenal dengan program Full Day School.

Aksi yang disuarakan NU bukan merupakan aspirasi warga Nahdliyin semata. melainkan, kepentingan masyarakat, yang merasa dirugikan atas Permendikbud No 23 Tahun 2017.

"Yang kita bawa bukan kepentingan warga NU semata. Justru kita menyampaikan sapirasi masyarakat yang anaknya sekolah yang menerapak "lima hari sekolah". Dan itu dinilai merugikan masyarakat" jelasnya.

Nantinya ribuan peserta aksi yang terdiri dari berbagai perwakilan seperti Forum Kerja Diniyah Takmiliyah (FKDT) Rembang, perwakilan Madrasah dan pondok pesantren, Pengurus Nahdlatul ulama, mulai dari Badan Otonom, Lembaga-Lajnah, hingga semua lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma'arif NU.

Rencananya, para peserta aksi demo menolak Lima Hari Sekolah akan dimulai pada pukul 13.00 - 14.00 WIB, dengan titik berkumpulnya peserta aksi, dihalaman Gedung PCNU Rembang, jalan Pemuda No 74 Rembang.

Para peserta akan mulai berjalan kaki, dari Gedung NU, menuju  Masjid Agung Rembang, untuk mengadakan istighotsah, pada Pukul 14.00 – 15.00 WIB. 

Sedangkan rute yang akan dilalui para peserta aksi, diantaranya, jalan Kartini, perempatan Jaeni ke timur/jl. dr Sutomo, serta Jl. KH Mansyur, dan finish di depan Masjid Agung. Diperkirakan, peserta baru akan membubarkan diri pada Pukul 15.00 – 16.30 WIB melalui rute yang sama. 

Aksi solidaritas menolak lima hari sekolah juga dilakukan diseluruh kota di Jawa Tengah, mulai dari Kabupaten Grobogan, Pati, Kudus, Tegal, Ungaran, hingga Cilacap.(  ASMUI  )

Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 3173528949947612325

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::