Bupati Rembang: Hentikan lima Hari sekolah

-- --
Pembukaan semarak pesta buku kabupaten Rembang di balai kartini
REMBANG - cbfmrembang.com, Bupati Rembang H Abdul Hafidz meminta kepada 4 sekolah yang menerapkan lima hari sekolah, agar segera dihentikan. Mengingat, turunya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 tahun 2017 yang sudah ditandatangani Presiden Joko Widodo, pada tanggal 6 September 2017.

Empat sekolah yang selama ini menerapkan 5 hari sekolah dimaksud yaitu, SMA Negeri 1 Kragan, SMA Negeri 1 Rembang, dan SMK 1 dan 2 Rembang, agar secepatnya menghentikan program full day school.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan semarak pesta buku Kabupaten Rembang dibalai kartini Kamis pagi (07/08/2017). Intruksi Bupati itu, sejalan dengan keluarnya Perpres nomor 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter. 

Didalam Perpres pasal 17 menjelaskan, Pada saat peraturan presiden ini mulai berlaku, perundang - undangan yang mengatur mengenai hari sekolah dan pendidikan karakter yan bertentangan dengan Peraturan Presiden dinyatakan tidak berlaku.

Selain itu, dalam Perpres juga dijelaskan, dalam sistem pembelajaran harus menyerap Pendapat dari tokoh masyarakat dan/atau tokoh agama di luar komite sekolah/madrasah. 

Disamping itu Bupati Rembang meminta keempat sekolah tersebut, untuk melakukan pertimbangan, seiring dengan keluarnya perpres tersebut. Pertimbangan yang harus dilakukan diantaranya, budaya dan kaearifan lokal, tercukupinya sarana dan prasarana sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan, serta, meminta atau mendengar pendapat masukan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama diluar komite sekolah/ madrasah.

Disampaikan Bupati, dari hasil pertemuan dengan empat kepala sekolah yang menerapkan 5 hari sekolah, intinya mereka setuju  kembali melaksanakan 6 hari sekolah. 

Sebelumnya belasan ribu warga Rembang menggelar aksi pawai menolak full day school pada tangal 31 Agustus 2017 kemarin. Dihadapan puluhan ribu warga, Bupati Rembang, melayangkan surat resmi penolakan 5 hari sekolah yang ditujukan kepada Gubernur, menteri hingga Presiden.  

Bupati menegaskan, dengan keluarnya Perpres nomor 87 tahun 2017 Bupati meminta secepatnya dikomuniksikan kepada KUPT di Lingkup pendidikan dan masyarakat.

“Saya minta diumumkan hasil tadi, dan  komunikasi secepatnya penerapan 6 hari sekolah tidak usah menunggu semester,  KUPT bisa sampaikan kepada masyarakat  agar stabilitas sekolah terjaga dan amsyarakat juga mengetahuinya, Ujarnya. 

Penerapan 6 hari kerja dilingkup pemkab Rembang juga kan diterapkan kembali oleh pemkab Rembang tahun depan.(Mufti Affandi) 
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 4402959958955961605

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::