Dokumen Tambang Sedan, Bakal Diperiksa Pekan Depan

-- --
Saat dilakukan penyelamatan dua penambang yang tertimpa longsor, dimana satu diamntaranya meninggal dunia setelah tertimbun longsor.
SEDAN - cbfmrembang.com, Pihak polisi Kecamatan Sedan akan melakukan pemeriksaan dokumen tambang, yang beberapa waktu lalu, membuat seorang pekerja meninggal dunia, dan satu dilainnya mengalami luka-luka, setelah tertimbun longsoran tanah galian yang bercampur batu, diwilayah Rt 03 Rw 01 Desa Pacing Kecamatan Sedan.

Menurut Kapolsek Sedan, Joko Purnomo mengatakan, pihaknya tidak langsung melakukan periksaan dokumen tambang, dengan alasan masih dalam suasana berduka, pasca insiden yang menewaskan salah seorang pekerja yang bernama Wakhid (47) yang merupakan warga setempat.

Ia menambahkan, pemilik tambang sendiri juga merupakan warga desa setempat diketahu bernama Saepan, yang mempekerjakan almarhum Wakhid dan Suarin yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

"Karena kemarin masih situasi duka, sehingga kami belum menayakan jauh soal dokumen-dokumennya" kata Joko Purnomo.

Aktifitas pertambangan diwilayah Desa Pacing Kapolsek Sedan mengaku, hanya dilakukan beberapa orang sebagai pekerja tambang tradisional. Itupun hanya menambang wilayah perbukitan, yang akan diratakan, dengan cara diambil tanah dan bantunya.

"Jadi ini hanya tradisional, jadi hanya bukit yang agak tinggi dikit diratakan mau dibuat tanah tegalan gitu batunya diambil untuk dijadikan tegalan gitu" pungkasnya.

Sebelumnya pada Kamis pagi 28 September 2017, seorang penambang meninggal dunia setelah tertimbun longsoran, tanah galian tambang  sedalam 3 meter di Desa Pacing Kecamatan Sedan. ( ASMUI )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 5600661577966865937

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::