Sindikat Penggelapan Pupuk Bersubsidi, Terbongkar

-- --
Pupuk Bersubsidi
REMBANG - cbfmrembang.com, Sindikat penggelapan pupuk bersubsidi di Kabupaten Rembang terbongkar. Polisi berhasil mengamankan empat orang pelaku, yang diduga melakukan aksi penggelapan pupuk bersubsidi tersebut. 

Para pelaku yang berhasil diamankan diantaranya, Kamid (48) dan Syihabuddin Ma’sum (36) warga Desa Kedungringin, serta Kumari (35) warga Desa Kumbo Kecamatan Sedan, dan Sukirno (41) warga Desa Sidowayah Kecamatan Pancur.

Selain para pelaku yang berhasil diamankan, polisi juga masih memburu satu tersangka lain yang berinisial MK (27), warga Desa Sumberjo Kecamatan Pamotan, yang diduga sebagai otak dibalik penggelapan barang bersubsidi Pemerintah itu.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka, dugaan sementara tersangka MK, menggelapkan pupuk mulai dari wilayah Kabupaten Gresik hingga Kabupaten Batang.

Menurut Ibnu Suka, di toko milik Syihab di Desa Menoro Kecamatan Sedan, hanya ditemukan 151 sak SP-36, yang diangkut menggunakan truk bernomor polisi G 1937 AA oleh Sukirno. 

Soal modus oprandi yang digunakan tersangka MK adalah, menceburkan truk tronton tersebut di Alas Roban Gringsing Batang, bersama dengan 80 sak pupuk bersubsidi yang sengaja disisakan. Sementara laporan kepada perusahaan, MK mengaku telah terjadi penjarahan.

Awalmulanya terjadinya kasus ini, pada tanggal 1 Agustus silam, PT Jaya Utama Transindo memberikan pekerjaan pengiriman pupuk SP-36, sebanyak 1.040 kepada tersangka MK, untuk dikirim ke daerah Karawang Jawa Barat.

Ditengah perjalanan pada tanggal 6 Agustus, MK meminta bantuan Kumari untuk menjual pupuk yang diangkutnya, dengan harga Rp 55.000 per sak. 

Kumari lantas meminta bantuan Kamid untuk menjualkan pupuk tersebut dengan harga yang sama. Kamid kemudian menjual pupuk bersubsidi hasil penggelapan kepada Syihab, dengan harga Rp 100 ribu per sak. 

Para tersangka dijerat dengan menggunakan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan. Dengan ancaman hukuman, maksimal empat tahun penjara. Sampai saat ini pelaku masih mendekam disel tahanan Mapolres Rembang. ( ASMUI  )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 3807187848457681200

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::