Bupati Canangkan Kampung KB Desa Tunggulsari

-- --
Bupati Rembang - Abdul Hafidz memotong pita sebagai tanda pembukaan kampung KB RW 1 Desa Tunggulsari
KALIORI-cbfmrembang.com,Bupati Rembang Abdul Hafidz mencanangkan  Kesatuan gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), kesehatan tingkat kabupaten Rembang tahun 2017 dan Mencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) RW 1 Desa Tunggulsari, kecamatan Kaliori, hari rabu kemarin (18/10).

Ketua pelaksana kegiatan - Nyonya Hasiroh Hafidz mengatakan kegiatan pencanangan kesatuan gerak PKK dan KKBPK tingkat kabupaten Rembang bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang berkualitas dalam program pemberdayaan kesehatan keluarga, kependudukan KB dan pemenuhan keluarga serta kesehatan warga. 

Nyonya Hasiroh Hafidz yang merupakan ketua tim penggerak PKK kabupaten Rembang menambahkan, tujuan khusus kegiatan ini meningkatkan kemitraan PKK dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, LSM, swasta dan dunia usaha; meningkatkan jumlah kelompok dasa wisma, meningkatkan kualitas dan kuantitas usia dini; meningkatkan jumlah kader yang terampil; meningkatkan jumlah rumah tangga PHBS; meningkatkan jumlah peserta KB baru dan meningkatkan jumlah KB aktif.

Disebutkan pula, kegiatan kesatuan gerak PKK dan KKBPK yang digelar diantaranya fasilitasi pembentukan kelompok dasa wisma, meningkatkan kualitas tugas pokok dan fungsi ketua dan kader melalui pencatatan, penyuluhan dan pemberdayaan maupun revitalisasi posyandu.

Bupati Rembang - Abdul Hafidz mengungkapkan pemerintah pusat sudah mengeluarkan terobosan dengan program kampung KB dengan harapan laju pertumbuhan penduduk bisa ditekan sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.

“,Dengan adanya program ini jangan sampai kesenjangan semakin tinggi dan semakin meluas. Serta pencanangan ini jangan hanya sampai pencanangan saja tetapi ada aksi, target, dan evaluasi”, Kata Bupati

Bupati juga mengapresiasi desa Tunggulsari walaupun kecil tapi luar biasa, karena semuanya terkoordinasi dengan baik, mulai dari remaja, kelompok usahanya, hingga lansia.

Kepala desa Tunggulsari - Sri Endang Mindarsih menerangkan ditunjuknya desa Tunggulsari sebagai kampung KB karena desa yang berpenduduk 900 jiwa itu merupakan kampung nelayan pesisir yang berada di perbatasan kabupaten Pati dan laut Jawa. Berdasarkan data PPKBD dan sub PPKBD terdapat 184 Pasangan Usia Subur sebanyak 155 terlindungi alat kontrasepsi dan sebanyak 22 memakai alat kontrasepsi jangka panjang.

Sebagai upaya peningkatan konseling, telah tersedia poliklinik desa (Polindes) dan pembangunan keluarga yang merespon pemberdayaan keluarga dengan kegiatan program posyandu terintegrasi BKB dan PAUD, BKR, BKL dan generasi berencana melalui pusat informasi konseling kesehatan reproduksi remaja ikatan remaja antik Tunggulsari (PIK KRR Ikrats).  (Masudi )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1124686412380707861

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::