Diduga Selingkuh dengan Istri Polisi, Oknum TNI Digrebek

-- --
Istimewa
SARANG - cbfmrembang.com, Warga Desa Lodan Wetan Kecamatan Sarang,  Jum'at malam (06 Oktober 2017) digegerkan dengan penggrebekan istri salah seorang anggota polisi berisial (YT), karena kedapatan sedang berduaan didalam kamar dengan seorang pria yang berinisial (AR) warga Lasem, yang diduga merupakan anggota TNI. 

YT digrebek oleh suaminya sendiri Bripka SP, bersama warga sekitar, saat keduanya tengah berada didalam kamar sampai pukul 22.00 atau jam 10.00 malam., sementara sang suami dalam tugas piket malam di Mapolsek Sarang

Menurut keterangan warga sekitar yang berinisial HS, kejadian itu bermula dari adanya laporan seorang warga yang melihat seorang masuk rumah Yt. Warga lalu menghubungi Sp yang sedang melaksanakan tugas piket di Mapolsek Sarang. Warga mengabarkan ada seorang laki-laki masuk ke rumah Sp.

Suasana desa setempat pun sempat ramai, karena banyak Warga yang geram melihat keduanya. Selain istri anggota polisi, YT juga merupakan guru SD disalah satu sekolah dasar diwilayah setempat. 

Menurut Kapolres Rembang, AKBP Pungky Buana Santoso, kasus tersebut melanggar kesopanan karena bertamu larut malam pada waktu suami pemilik rumah sedang melaksanakan tugas dinas malam, dan di rumah hanya ada istri dan dua orang anak.

“Mereka berteman melalui facebook, kira-kira sudah sebulan yang lalu. Anggota TNI tersebut mengaku khilaf atas kejadian tersebut dan meminta maaf. Kami beri arahan kepada anggota, agar lebih melindungi keluarga” katanya.

Sedangkan Komandan Kodim 0720 Rembang Letkol Infanteri Darmawan Setiyadi menyatakan sudah menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan yang dilakukan oleh anggotanya. Ia berjanji memberikan sanksi sesuai ketentuan. ( ASMUI  )


Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 4996030868712669517

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::