PCNU Rembang: Aset NU Harus Dijaga Dengat Ketat

-- --
konferenci PCNU Bulu
BULU- cbfmrembang.com, Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (PCNU) Kabupaten Rembang mengingatkan, agar warga nahdliyin lebih ketat dalam menjaga asetnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Rembang KH Ahmad Sunarto dihadapan warga NU di Kecamatan Bulu belum lama ini, Seiring maraknya sejumlah gerakan dari ormas anti Pancasila yang berupaya melakukan sejumlah pergerakan untuk merebutnya.

Menurut Kiai Sunarto, pasca dibubarkannya sejumlah ormas yang bertentangan dengan idiologi negara melalui Perpu Ormas, jangan dianggap ormas tersebut bubar secara sukarela. 

Saat ini, ditemukan sejumlah gerakan ormas ditengah masyarakat awam, dengan mengaku sebagai santri para kiai NU seperti KH Maimoen Zubair, KH Sahal Mahfudz, ataupun mengaku sebagai murid dari para kiai NU lainnya.

"Saya ingat ormas yang dibubarkan oleh Perpu Ormas. Jangan dianggap mereka bubar. Secara lahir mereka bubar, tapi mereka membuat gerakan dengan ngaku-aku santri ulama NU mereka menggunakan nama Kiai NU" jelasnya.

Kiai Sunarto menambahkan, secara penampilan, yang menjadi ciri dan khas kelompok pro khilafah it, sudah banyak berubah. Tidak berjenggot, dan tidak lagi menggunakan celana cingkrang. Melainkan, mereka melebur dengan sarung seperti santri NU pada umumnya.

"Jenggotnya sudah mulai dikurangi, yang sebelumnya celana cingkrang sekarang menggunakan sarung, seperti santri NU umumnya" Tambahnya.

Sasaran kelompok yang satu ini, adalah masjid dan musala yang tidak ada pengurusnya, yang rata-rata berada diwilayah perumahan. Dikabarkan, ada satu buah perumahan yang ada diRembang menjadi sarang kelompok pro khilafah. (  Masudi   )

Reaksi: 

Berita Terkait

Sosial 2308254606795939766

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::