Antisipasi Kelangkaan, Pemkab Kembali Ajukan Impor Garam

-- --
Antisipasi Kelangkaan, Pemkab Kembali Ajukan Impor Garam
Saat petani garam melakukan panen meski tak seperti biasanya (foto:cbfmrembang.com)
REMBANG - cbfmrembang.com, Sebagai langkah antisipasi kelangkaan garam di Rembang, Pemerintah setempat melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengajukan impor garam.

Kepala Seksi Industri Agro Sulistyo menjelaskan, meski pihaknya mengajukan impor garam, namun persediaan menurut perhitungan, masih dirasa cukup sampai petani dapat melakukan produksi kembali.

Meski guyuran hujan di wilayahnya beberapa pekan lalu, membuat petani gagal panen, namun sebagian petani masih bisa panen, meski hasilnya tak seperti biasanya.

"Menurut perhitungan masih cukup, kalau untuk persediaan. Karena, meski tidak banyak, petani di sebagian wilayah barat seperti Kecamatan Kaliori masih bisa panen jadi kita tak khawatir garam langka" kata Sulistyo.

Lebih lanjut Sulistyo membeberkan, kuota impor garam yang diajukannya sebelumnya adalah 5500 ton kepada PT Garam. Namun, baru direalisasi 1.500 ton untuk memenuhi kebutuhan garam beberapa bulan kemarin. Sedangkan 4000 ton sisanya baru akan direalisasi jika dibutuhkan.

"Kami sudah mengajukan, tapi belum terealisasi semuanya, jadi kami akan realisasi ketika dibutuhkan, karena stok menurut perhitungan masih cukup" katanya.

Saat ini, sudah ada produsen yang mengajukan impor garam. Namun, sampai hari ini belum ada yang terealisai. Menurutnya, syarat utama perusahaan untuk mengajuka impor garam, antara sudah mengantongi izin produksi dan berstandar SNI. ( ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 1395508787357069341

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::