Cegah Banjir, Puluhan Titik Drainase Dikeruk

-- --
Ruang jalan Rembang Blora, saat tergenang air beberapa waktu yang lalu, sebelum pengerukan
REMBANG - cbfmrembang.com, Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPU Taru) Kabupaten Rembang sudah memulai melakukan pengerukan puluhan titik saluran yang dinilai rawan banjir.

Pengerukan sudah dimulai sejak awal tahun 2017, hingga sekarang. Proses pengerjaan dilakukan setiap hari, dengan melibatkan lebih dari tiga puluh tenaga yang dipekerjakan.

Kepala Bidang Penataan Ruang Gendro Wiyono menjelaskan, ada sejumlah titik saluran yang macet. Yaitu disekitar jalan pantura Gajahmada, hingga seputaran Tasikagung. Menurutnya, jika tak segera tertangani, dikhawatirkan akan memicu terjadinya banjir di kota Rembang.

"Ini sudah mulai kita lakukan pengerukan-pengerukan mas, dibeberapa titik yang kami anggap rawan banjir. Seperti di Tasikagung itu, kalau tidak kita keruk bisa banjir kota Rembang" jelas Gendro.

Selain menjelang datangnya musim penghujan, pengerukan saluran juga dilakukan dalam rangka persiapan penilaian penghargaan bergengsi, yaitu sebagai kota terbersih.

"Selain untuk mencegah banjir di wilayah perkotaan, kita lakukan juga dalam rangka persiapan penilaian pengharaan Adipura" tambah Gendro.

Sampai hari ini tercatat ada 50 titik drainase, yang sudah selesai dilakukan pengerukan. Hal itu, masih akan terus dilakukan hingga semua saluran yang ada di Rembang bersih dari sumbatan. ( ASMUI )

Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 516471731059982166

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::