Dinhub dan Polres Operasi Parkir Liar Jalur Pantura

-- --
Operasi gabungan Parkir Liar Dinhub-Polres di jalur pantura Desa Tasikharjo Kec. kaliori 
KALIORI-cbfmrembang.com,Dinas Perhubungan (Dinhub) kabupaten Rembang bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Rembang, hari senin (6/11), menggelar operasi gabungan. Kegiatan yang difokuskan di jalur Pantura desa Tasikharjo, kecamatan Kaliori, menyasar truk yang parkir liar di dekat warung dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dinhub kabupaten Rembang Sakidjo mengatakan, kegiatan operasi gabungan sudah sering dilaksanakan dan tidak menjadikan jera pengemudi, pasalnya di jalur pantura pengemudi tiap hari berganti, ditambah berdirinya warung di jalur pantura  menjadi alasan pengemudi untuk istirahat dan makan.

Sakidjo menegaskan pihaknya tetap menindak pelanggar, yang kedapatan melanggar di ruas jalan yang menjadi larangan tempat parkir, dan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Rembang untuk proses penilangan.

Disebutkan, untuk mengurangi adanya pelanggaran, sebenarnya Dinhub telah memasang rambu-rambu larangan, namun sering dihilangkan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Hilangnya rambu-rambu lalu lintas menurut Sakidjo telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kaliori, dan sudah ada penyelidikan, tetapi sejauh ini belum ada penetapan pelakunya. Untuk mengganti rambu lalu lintas yang telah hilang, Pihak Dinhub telah melakukan pengadaan.

Kaurbinops Satlantas Polres Rembang - Iptu Rohmad mengungkapkan, berdasarkan Undang-undang Lalu Lintas pasal 28 disebutkan masalah larangan parkir baik ada maupun tidak ada rambu, jalur Pantura tidak boleh untuk parkir.

Iptu Rohmad menyebutkan pemanfaatan bahu jalan yang selama ini dimanfaatkan untuk parkir harus dilihat situasi, efek, manfaat, plus minus atau untung ruginya dalam perparkiran. 

Berdasarkan analisa dan evaluasi kecelakaan lalu lintas, jalur Pantura Kilo Meter 100 sudah sering terjadi kecelakaan. Salah satu pemicunya adalah parkir di bahu jalan, yang tidak memungkinkan dan layak untuk tempat parkir. 

Sementara itu pengemudi truk - Indra asal Tegal dalam perjalanan dari Semarang ke Mojokerto mengaku kaget terkena tilang. Dirinya merasa keberatan kena tilang, karena sedang makan, Ia berdalih tidak kedapatan sedang melanggar di jalan.( Masudi )

Reaksi: 

Berita Terkait

Utama 6910224750982178048

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::