Investor Pabrik Gula Gelar Konsultasi Publik

-- --
Banyak masukan dan pertanyaan ditujukan PT Wahana Karya Rembang pada sesi dialog
SULANG-cbfmrembang.com, Setelah melakukan sosialisasi terkait rencana investasi pendirian pabrik gula di Desa Kemadu Kecamatan Sulang, PT Wadah Karya Rembang masuk progres tahap penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) berupa konsultasi publik. 

Kegiatan dilangsungkan di Pendopo Kecamatan Sulang, mengundang Muspika Sulang dan Bulu berikut aparatur desa kawasan ring 1 beserta masing-masing BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan warga. 

Kawasan ring 1 pabrik gula yang segera dibangun tersebar di wilayah meliputi Desa Sulang dan Kemadu berada di Kecamatan Sulang. Kemudian Desa Lambangan Wetan, Ngulahan dan Jukung di Kecamatan Bulu.

Kegiatan diawali dengan paparan oleh perwakilan PT Wadah Karya Rembang terkait rencana pendirian pabrik di lahan seluas sekira 40 hektar dan bangunan di lahan 50.000 meter persegi. Dimana rangkaian pembangunan sampai operasional terdiri pra konstruksi, konstruksi, pasca konstruksi, produksi dan pasca produksi

Pada tahap konstruksi dan produksi dijanjikan penyerapan tenaga lokal dan dipastikan lebih mengutamakan pembelian bahan baku hasil panen tebu dari wilayah setempat. Menggunakan tekhnologi terkini yang ramah lingkungan ketika beroperasi guna menekan bermacam polusi yang nantinya muncul. 

Ditemui usai kegiatan, General Manager (GM) PT Wadah Karya Rembang Wahyuningsih menerangkan, pabrik gula yang dikelola perusahaannya pada tahap awal produksi nanti berkapasitas 1.250 ton perhari dan tiap tahun ditambah volumenya, dengan masa produksi antara Mei hingga Oktober. Keberadaannya yang dekat sumber bahan baku tentu mengurangi biaya transportasi sehingga menambah penghasilan petani tebu wilayah setempat. 

Lanjut Wahyuningsih potensi tanaman tebu ring 1 sekira 2.500 hektar membuat niat investasi mendirikan pabrik gula demikian kuat, belum lagi jika hasil panen se-kabupaten dijual ke tempat usahanya tentu kontinyuitas produksi akan berjangka cukup lama. Untuk itu pihaknya minta mempercayakan penjualan hasil panen kepada PT Wadah Karya Rembang yang berdampak munculnya simbiosis mutualisme antara perusahaan dan warga pembudidaya tebu.

Ditambahkan ada dua hal penting hasil konsultasi publik yang menjadi catatan khusus untuk bahan rapat dengan jajaran direksi yaitu penyaluran CSR meski pabrik dalam masa pembangunan dan kemitraan dengan BUMDes. Usulan yang dinilai merupakan hal baru selama sekian lama perusahaannya beroperasional. (heru)
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 7650186775299947319

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::