Jelang Pilgub, Siaran Kampanye Dilarang

-- --
KPID Jateng
REMBANG - cbfmrembang.com, Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada Pilkada 2018 mendatang, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Jawa Tengah, menghimbau lembaga penyiaran untuk tetap netral.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner KPID Jateng Rofiudin di Rembang,  beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, berdasarkan undang - undang No 32 tahun 2002 tentang penyiaran, bagi lembaga penyiaran yang melanggar akan mendapatkan sangsi teguran, penghentian acara, hingga penghentian izin lembaga penyiaran.

Ia menambahkan, pemasangan iklan kampanye setiap calon Gubernur yang sah,  menurutnya, hanya siaran kampanye yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umun Provinsi Jawa Tengah, dengan lembaga penyiaran yang sudah ditentukan.

"Karena diaturan penyiaran sangsinya kan bertahap, teguran penghentian sementara hingga pencabutan izin. Untuk kami menghimbau untuk lembaga penyiaran agar menaati aturan ini" kata Rofiudin.

Rofiudin lebih jauh membeberkan, masa penayangan kampanye juga sudah diatur undang-undang, yaitu 14 hari sebelum masa tenang. Durasi siaran yang diizinkan adalah, 60 detik untuk radio, dan 30 detik untuk televisi dengan penayangan 10 kali perhari. 

Jika nantinya ada tayangan kampanye diluar ketentuan KPU, masyarakat diminta segera melapor kepada panitia pengawasan pemilu yang ada diwilayah setempat. (  ASMUI  )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 7217420660629319588

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::