Kades Bogorame Diberhentikan, Pemkab Tunjuk Pj

-- --
Saat penyerahan SK pemberhentian kepada mantan Kades Budi Lestariono di Desa Bogorame Kecamatan Sulang pada 25 November 2017 kemarin
SULANG - cbfmrembang.com, Secara resmi Bupati Rembang sudah menurunkan surat keputusan (SK) pemberhentian Kepala Desa Bogorame Kecamatan Sulang Budi Lestariyono.

Bupati setempat Abdul Hafidz mengatakan, pemberhentian Kades Bogorame berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang berkekuatan hukum tetap. 

Putusan tersebut sekaligus menguatkan putusan hukum di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan Pengadilan Negeri Rembang, yang sudah menyatakan Budi Lestariono bersalah hingga divonis dua bulan 17 hari karena diduga memobilisasi massa untuk melakukan perusakan pagar milik warga setempat yang bernama Basis pada 1 Maret 2014.

Ia mengaku, SK bernomor 141/1567/2017 itu, sudah diterima yang bersangkutan pada hari Sabtu 25 November 2017, yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Rembang Mashadi, dengan didampingi Muspika setempat.

"Itu berdasarkan keputusan Mahkamah Agung bukan apa-apa. Dan sudah kita kirimkan dua hari yang lalu" kata Bupati Rembang H Abdul Hafidz saat disinggung oleh sejumlah wartawan.

Saat ini proses pengajuan PJ yang terdiri dari unsur PNS sedang digodok Pemkab Rembang agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan. Sebagai syarat, PNS yang akan mengambil alih jabatan kepala desa akan dikomunikasikan dengan masyarakat setempat sebelum ditugaskan. 

"Penunjukan PJ sudah dan sedang diajukan, dan akan dikomunikasikan dengan masyarakat setempat, karena PJ ini terdiri dari unsur PNS" tambahnya.

Bupati mengimbau kepada semua pihak di Desa Bogorame untuk tetap menjaga kerukunan. Karena, apapun keputusan yang ada, itu merupakan mandat dari Mahkamah Agung. Sedangkan kepala daerah hanya menjadi pelaksana keputusan. 

Mantan Kades Bogorame Budi Lestariyono terjerat kasus pengrusakan pagar perusahaan penggergajian kayu milik warga desa setempat. Ia diduga menjadi koordinator pengrusakan dan melanggar pasal 170 ayat 1 KUHP Juncto pasal 56 ayat 2 KUHP dan divonis bersalah dengan hukuman dua bulan 17 hari.

Setelah kalah banding di Pengadilan Tinggi Semarang, dan Mahkamah Agung, Budi Lestariyono merencanakan akan melakukan banding di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Akhir masa jabatan Kepala Desa yang dijabat Budi seharusnya berakhir pada 2019 mendatang. (ASMUI )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 6283493232557049097

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::