Diduga Tempat Prostitusi, Satu Wanita Diamankan Di Warung Kopi

-- --
Warung yang digrebek oleh Satnarkoba pada Rabu malam kemarin
REMBANG - cbfmrembang.com, Seorang perempuan bernama Wijayanti (39) warga Dukuh Krajan Desa Jugo Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara diringkus Satuan Narkoba Polres Rembang di sebuah warung kopi yang berada ditepi jalur pantura turut Desa Kalipang Kecamatan Sarang Rabu malam (06/12/2017) sekitar pukul 22.30 WIB.

Warung tersebut merupakan milik Warsiti warga desa setempat, dan sudah beroprasi sejak puluhan tahun yang lalu. Warung tersebut memang terkenal cukup ramai karena letaknya ditepi jalan pantura.

Mulanya informasi penangkapan wanita yang berprofesi pelayan kopi itu berbekal dari informasi masyarakat yang mengetahui ada orang wanita yang di duga menyalah gunakan narkoba di salah satu warung kopi.

Kepala Satuan Narkoba Polres Rembang Bambang Sugito menjelaskan, berbekal informasi itu, satunnya langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan penyamaran. 

Setelah mendapatkan bukti, polisi langsung melakukan pengrebekan, dan mengamankan satu wanita yang diduga masih dalam pengaruh sabu - sabu.

"Setelah kami mendapatkan informasi tiga hari yang lalu, kami langsung menerjunkan anggota untuk melakukan penyamaran. Setelah benar langsung kita sergap" kata Bambang Sugito
Polisi mengamankan satu orang wanita asal Kabupaten Jepara

Selain tersangka Wijayanti, dari hasil penggerebekan dan penggeledahan di  dalam warung kopi, ditemukan barang bukti berupa 1 paket plastik klip kecil yang berisi 1 (satu) buah plastik klip sisa pemakaian dan 1 buah plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga narkotika golongan I jenis sabu - sabu 0,5 gram lengkap alat hisapnya dan 2 buah hand phone merk advan dan nokia.

Atas berbuatannya Wijayanti dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

Desa Kalipang Kecamatan Sarang Mohammad Rokib, menerangkan, selain sebagai dijadikan tempat untuk pesta sabu - sabu, warung kopi tersebut diduga menjadi tempat prostitusi ilegal terselubung, yang sudah beroprasi puluhan tahun yang lalu.

"Tempat itu kan sudah lama mas, selain jadi tempat kumpul kayak gitu, itu juga jadi tempat prostitusi terselubung" kata M Rokib.

Ia menambahkan, warga sudah sering membuat laporan kepada pihak penegak hukum. Namun, razia yang sering digelar polisi diduga bocor. Sehingga razia yang digelar sering tak berhasil.

"Laporan yang dilakukan polisi diduga bocor. Setiap kali warga membuat laporan, perempuan yang ada diwarung itu diamankan warga sekitar" tambah Rokib.

Warga berharap, aparat dan pemerintah menutup penyalah gunaan tempat tersebut, agar tidak dijadikan tempat maksiat. ( ASMUI ) 
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 8240779450912672998

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::