Ratusan Terumbu Karang, Diduga Curian Diamankan Di Kaliori

-- --
Terumbu karang ilegal dikembalikan ke habitatnya 
KALIORI - cbfmrembang.com, Ratusan terumbu karang yang diduga ilegal ditemukan tergetak dihalte tepi jalan pantura, atau sebelah utara masjid Kecamatan Kaliori turut Desa Tambak Agung, pada hari jumat siang (08/12/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Penemuan bermula dari kecuriaan warga yang melihat lima paket kardus besar yang diturunkan oleh tiga orang yang tak dikenal, dari mobil Pickup box Warna hitam yang tak diketahui identitasnya.

Selain mobil pengangkut barang, saat penurunan barang mencurigakan itu, juga ditunggui satu mobil sejenis avanza warna hitam di belakangnya.

Kanit Reskrim Polsek setempat Ansory menjelaskan, penemuan tersebut dilaporkan salah satu perangkat Desa Tambak Agung Sutomo, yang mencurigai bungkusan barang didalam kardus. Setelah dibuka bersama warga yang lain, ternyata didalamnya ditemukan ratusan karang aktif dengan dibungkus plastik berisi air.

"Pada hari Jumat 08 Desember 2017 sekitar jam 01.30 wib ada warga yang bernama Sutomo lewat di depan masjid Tambak Agung. Dia mengaku melihat di halte depan Masjid ada Dua mobil pickup parkir menghadap kebarat bersama mobil avanza ( arah Semarang ) dan menurunkan lima kardus besar dengan tertutup rapi dan terlihat mencurigakan" kata Kanit Reskrim Polsek Kaliori.

Ansory menambahkan, setelah mendapatkan laporan dan mendatangi TKP, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang.

Untuk menjaga terumbu karang agar tidak mati, pada hari Sabtu 09 Desember 2017, aparat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Rembang menanam ratusan terumbu karang tersebut di wilayah perairan kawasan Pulau Gede di Dukuh Wates Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori. 

"Setelah kami mendapatkan laporan dan mendatangi TKP, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rembang dan Provinsi Jawa Tengah. Agar terumbu karang tetap lestari, kami bersama Dinas terkait mengembalikan karang yang hampir mati itu ke laut wilayah pulau gede di pantai wates" tambah Ansory saat dihubungi cbfmrembang.com.

Proses pengembalian karang kedalam laut melibatkan para penyelam dari Dinas Kelautan Provinsi Jawa Tengah. Sampai hari ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan temuan ratusan terumbu karang yang masih aktif tersebut.

Sementara itu, untuk mengetahui dari mana asal karang, masih menunggu dari tim ahli dari Semaranng. (  ASMUI  )
Reaksi: 

Berita Terkait

Terbaru 8429072346111570037

Post a comment

Live 102.1 Radio CBFM

Politik

item
::: Anda juga dapat mendengarkan siaran kami memalaui Streaming website www.cbfmrembang.com ::: E-mail redaksicbfmrembang[@]gmail.com :::: Info pemasangan iklan Wida Susanti 0822 4106 1891 ::: Tlpn ( 0295 ) 691613 ::: Pemberitaan 085 226 904 720 :::